Puluhan Kantong Darah Tercemar Virus HIV/AIDS
Tanggal: Tuesday, 09 October 2012
Topik: HIV/AIDS


TRIBUNNEWS.COM, 08 Oktober 2012

MADIUN - Sedikitnya 53 kantong darah yang berhasil dihimpun petugas Unit Donor Darah (UDD) Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Madiun dari para pendonor tercemar virus HIV/AIDS.

Selain tercemar virus mematikan itu, puluhan kantong darah lainnya juga tercemar penyakit menular lainnya seperti spilis, hepatitis B dan Hepatitis C. Agar tidak menular dan menjangkiti pasien yang membutuh darah, rencananya kantong darah yang tercemar berbagai penyakit ini akan dimusnahkan.

"Ada 53 kantong darah yang tercemar penyakit HIV/AIDS sejak Januari hingga awal September 2012, serta beberapa penyakit menular lainnya. Setiap pasien kami berikan visitasi di RSUD Dolopo, Kabupaten Madiun," terang Kepala Bagian (Kabag) Peyanan UDD PMI Kabupaten Madiun, Sri Sufitriani kepada Surya, Senin (8/10/2012).

Selain itu, Sri Sufitriani menjelaskan jika 53 kantong darah itu rencananya bakal dimusnahkan. Pasalnya, pihaknya tak ingin kantong darah yang tercemar itu, menulari pasien yang membutuhkan darah. "Setiap kantong darah yang tercemar, pasti kami pilah-pilah untuk dimusnahkan," tegasnya.

Menurutnya, stok darah yang tercemar itu masih dalam kondisi ambang batas normal lantaran masih sekitar 3 persen dari stok darah yang dimiliki UDD PMI Kabupaten Madiun. Hingga kini, stok darah, kata Sri masih tergolong masih aman. Yakni terdapat sebanyak 147 kantong darah golongan O, 91 kantong darah golongan B, 53 kantong darah golongan A, serta sebanyak 14 kantong darah golongan AB.

"Kami berusaha menjaga agar stok darah tetap aman dengan menjaga hubungan dengan sukarelawan yang rutin mendonorkan darahnya setiap 3 bulan seali mulai kalangan masyarakat umum, pelajar, mahasiswa, hingga kalangan pejabat di lingkungan Pemkab Madiun," urainya.

Sementara salah seorang pendonor darah, David mengaku hampir rutin melaksanakan donor darah di UDD PMI Kabupaten Madiun. Alasannya, selain untuk menjaga kesehatan, dirinya juga bisa menyumbangkan darahnya untuk kepentingan orang lain yang membutuhkan darah sesuai darahnya itu.

"Hitung-hitung donor demi kesehatan dan bantuan kemanusiaan. Karena hanya itu yang bisa kami lakukan sebagai pendonor aktif," tandasnya.

Sumber: http://www.tribunnews.com




[ Home | Indeks Kliping ]

Berita ini dari Komunitas AIDS Indonesia - Indonesian AIDS Community
http://www.aids-ina.org
URL berita ini adalah:
http://www.aids-ina.org/modules.php?name=News&file=article&sid=6950