Ibu rumah tangga pengidap HIV/AIDS terbesar kedua
Tanggal: Wednesday, 10 October 2012
Topik: HIV/AIDS


Waspada Online, 09 Oktober 2012

MEDAN - Kepala Bidang Pemuda Mitra Kamtibmas (PMK) Medan, Irma Suryani mengatakan, ibu rumah tangga merupakan pengidap HIV/AIDS terbesar kedua di kota Medan.

Dia memaparkan dari data tahun 2006 sampai 2012 sebanyak 417 orang hal ini dikarenakan pihak dari suami yang tidak setia, dalam melakukan ' jajan' atau melakukan hubungan diluar nikah akibatnya menularkan kepada istri.

"Kebanyakan dari suami itu melakukan jajan dan tidak setia kepada istrinya," kata Irma Suryani kepada wartawan di Kantor Walikota Medan di hadapan Pengurus Tim dan Pelaksana Komisi Penaggulangan AIDS Kota Medan serta wartawan, hari ini.

Untuk itu, solusi yang terbaik dalam pencegahan penghidap HIV/AIDS selain dalam penanggulangan dari Dinas Kesehatan.

"Pencegahan yang baik itu berpegang pada agama karena itu bisa terkendali dan juga suami yang beresiko tinggi sebaiknya mengikuti konseling tes apabila punya suami yang berisiko tinggi," katanya.

Dan juga pada suami yang beresiko tinggi menghidap HIV/AIDS kata Irma haruslah menggunakan kondom dan Ibu rumah tangga harus juga mempunyai pil, yang harus tetap harus ada.

Dari data Dinas Kesehatan Kota Medan jumlah penghidap HIV/AIDS berdasarkan pekerjaan pada tahun 2006 sampai 2012 wiraswasta 1.203 orang, Ibu rumah tangga sebanyak 417, Pekerja seks komersial (PSK) sebanyak 155 orang, Narapida (napi) 180 orang, PNS dan Polri sebanyak 135 orang, mahasiswa atau siswa sebanyak 78 orang dan tidak diketahui 894 orang dengan total 3.277 orang.

Dilihat dari jenis kelamin pada laki-laki dari tahun 2006 sampai 2012 sebanyak 2.477 dan pada perempuan 800 orang. Dari rentan yang terbanyak umur 25 sampai 34 tahun sebanyak 1.861 orang. Serta pada faktor resiko yang terbanyak pada hetroseksual atau hubungan seks diluar nikah sebanyak 2.083 orang

"Untuk itu langkah yang dilakukan sesuai tupoksi (tugas pokok dan fungsi) dalam desiminasi (meningkatkan pejabat fungsional umum dan badan) dalam informasi pencegahan penyakit dan juga mengadakan pelatihan serta kerjasama dengan stakeholder yang terkait," katanya.

Sumber: http://www.waspada.co.id




[ Home | Indeks Kliping ]

Berita ini dari Komunitas AIDS Indonesia - Indonesian AIDS Community
http://www.aids-ina.org
URL berita ini adalah:
http://www.aids-ina.org/modules.php?name=News&file=article&sid=6951