NU Serukan Jihad Melawan Penyebaran HIV/AIDS
Tanggal: Wednesday, 10 October 2012
Topik: HIV/AIDS


TRIBUNNEWS.COM, 09 Oktober 2012

JAKARTA - KH Said Aqil Siraj Ketua Umum PBNU mengatakan bahwa HIV AIDS merupakan wabah serius yang bukan hanya menjadi persoalan kesehatan semata, melainkan sudah menjadi persoalan sosial dengan berbagai aspek lainnya.

Lebih lanjut dia menjelaskan, kasus HIV AIDS di Indonesia terus meningkat sejak ditemukan pertama kali pada tahun 1987 sampai Juni 2012. Kemenkes RI melaporkan bahwa jumlah kumulatif kasus HIV di Indonesia adalah 82.762 orang dan jumlah kasus AIDS sebanyak 24.421 orang.

"Penularan HIV AIDS sudah semakin dekat bahkan merambah pada ibu rumah tangga,"ujar dia dalam konpress bertajuk 'Jihad Kyai NU Melawan AIDS', di kantor PBNU, Jakarta, (9/10/2012).

Dilihat dari faktor penularannya, papar dia, pada periode Januari sampai Juni 2012 diketahui bahwa hubungan heteroseksual menjadi penyebab utama penularan (82,6 persen), disusul penggunaan alat suntik (6,6 persen) dari ibu ke anak (4,2 persen).

Sampai Juni 2012 tercatat jumlah kasus AIDS pada perempauan semakin meningkat. Ini terlihat bahwa pada jenis pekerjaan Ibu Rumah Tangga teridentifikasi 3368 kasus dan Wanita pekerja seks 776 kasus.

Berdasarkan fenomena tersebut KH Said Aqil menyerukan para kyai/ulama sebagai waratsatul anbiya turut hadir memikirkan persoalan-persoalan yang nyata dalam denyut nadi kehidupan masyarakat itu sendiri.

"Rosulullah bersabda, bukan umatku bila tidak peduli pada sesama,"ujar dia.

Menyebarnya musibah besar yaitu penularan HIV AIDS dan angka yang sangat besar yang perlu sama-sama kita hadapi.

"Ulama tidak hanya sebagai panutan yang tinggal di istana gading, tetapi bersama-sama dengan masyarakat membangun kualitas hidup yang lebih baik,"kata dia.

PBNU menggarisbawahi pentingnya upaya nyata yang telah teruji dan dengan melibatkan semua unsur termasuk Pemerintah, ulama, masyarakat dalam penanggulangan HIV AIDS di Indonesia. c "Para kader dan generasi muda Nahdatul Ulama harus berada di garda depan dalam mengkampanyekan ancaman dan bahaya HIV AIDS serta pencegahan dan penanggulangannya secara arif dengan menjunjung tinggi nilai-nilai Ahlussunnah Wal Jamaah," tuturnya.

Sumber: http://www.tribunnews.com




[ Home | Indeks Kliping ]

Berita ini dari Komunitas AIDS Indonesia - Indonesian AIDS Community
http://www.aids-ina.org
URL berita ini adalah:
http://www.aids-ina.org/modules.php?name=News&file=article&sid=6954