Cegah HIV, Dinkes Aktifkan BP4 dan Puskesmas
Tanggal: Tuesday, 23 October 2012
Topik: HIV/AIDS


Suaramerdeka.com, 22 Oktober 2012

TEGAL - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tegal akan kembali mengaktifkan Balai Pengobatan Penyakit Paru - Paru (BP4) dan Puskesmas Tegal Barat untuk deteksi dini penyebaran penyakit menular HIV/AIDS. Hal itu disampaikan Kepala Dinkes, Mohamad Hafidz, Senin (22/10).

Dia mengatakan sesuai data Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Jateng dari jumlah estimasi warga Jateng yang mengidap penyakit HIV/AIDS tercatat sebanyak 10.815 orang. Dari jumlah tersebut, baru 50 persen yang terdeteksi atau sebanyak 5.301 orang.

"Untuk Kota Tegal sesuai data dari tahun 2008 hingga September 2012 baru terdeteksi 64 orang dan 17 orang dinyatakan meninggal dunia karena HIV/AIDS," ujarnya.

Hafidz mengakui, hingga kini kesadaran masyarakat untuk memeriksakan diri, khususnya masyarakat yang bekerja di tempat - tempat rawan penularan HIV/AIDS masih sangat rendah. Hal itu terjadi karena tempat pemeriksaan secara mendetail baru bisa dilakukan di Klinik VCT RSUD Kardinah Kota Tegal.

"Hingga September 2012 yang berhasil dideteksi sebanyak 211 orang positif mengidap HIV/AIDS," katanya.

Dia mengemukakan, agar deteksi dini HIV AIDS bisa tercapai secara baik, Pemkot akan mengaktifkan BP4 dan Puskesmas Tegal Barat. Bahkan, sesuai rencana akan menambah fasilitas untuk deteksi HIV/AIDS.

"Diharapkan awal tahun 2013 BP4 dan Puskesmas Tegal Barat sudah siap beroperasi," tandasanya.

Sumber: http://www.suaramerdeka.com




[ Home | Indeks Kliping ]

Berita ini dari Komunitas AIDS Indonesia - Indonesian AIDS Community
http://www.aids-ina.org
URL berita ini adalah:
http://www.aids-ina.org/modules.php?name=News&file=article&sid=6991