Dua Keluarga Diusir Karena Mengidap HIV/AIDS
Tanggal: Thursday, 01 November 2012
Topik: HIV/AIDS


Metrotvnews.com, 31 Oktober 2012

Penajam: Dua keluarga di Kecamatan Sepaku dan Kecamatan Babulu, Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur, diusir tetangga di desa mereka setelah mengetahui keluarga tersebut menderita penyakit HIV/AIDS.

Ketua Komunitas Peduli HIV/AIDS (KPA) Plus Penajam Paser Utara Jodi, Selasa (30/10), menjelaskan, informasi yang disampaikan kedua korban pengusiran warga, sebelumnya mereka masih tinggal di rumah mereka masing masing. Pada saat warga sudah mengetahui keluarga itu mengidap HIV/AIDS, warga tanpa ampun langsung mengusir dan disuruh pindah ke daerah lain.

"Mereka itu ada dua keluarga di dua Kecamatan berbeda. Mereka adalah pasangan suami istri. Setelah dilakukan pemeriksaan, mereka positif terjangkit HIV/AIDS. Warga tidak menerima kondisi mereka. Jadi warga mengusir mereka," tuturnya.

Hingga saat ini, kata dia, pihaknya belum bisa menemukan keberadaaan kedua keluarga tersebut, kendati sudah dilakukan pencarian oleh tim kesehatan yang telah dibentuk agar kedua pasangan positif HIV/AIDS itu dapat diberikan pendampingan.

Dari informasi sejumlah kerabat diketahui salah satu pasangan yang berasal dari Kecamatan Babulu pergi ke Kota Batam, Kepulauan Riau, untuk berobat. Sedangkan keluarga lainnya dari Kecamatan Sepaku belum diketahui.

Terbongkarnya, identitas kedua keluarga korban berawal dari penuturan salah satu petugas kesehatan di wilayah itu. "Itu harusnya tidak boleh terjadi, kerahasiaan identitas korban yang mengidap penyakit HIV/AIDS harusnya dijaga. Ini seuai dengan Permenkes RI No 269 tentang Rekam Medis di mana kewajiban etik utama dari profesional tenaga kesehatan adalah melindungi privasi dan kerahasiaan pasien dan melindungi hak pasien," jelasnya.

Manajer Program HIV AIDS Yayasan Laras Adi Supriadi mengatakan pengusiran itu dilakukan karena warga belum memahami penyebaran penyakit HIV/AIDS. "Ini sangat disesalkan, pemerintah daerah tidak tanggap dan melindungi warga mereka hanya karena terjangkit penyakit HIV/AIDS. Kenapa mereka harus dikucilkan? Warga harus diberikan informasi yang luas mengenai penyakit ini," ujarnya. (MI/RZY)

Sumber: http://www.metrotvnews.com




[ Home | Indeks Kliping ]

Berita ini dari Komunitas AIDS Indonesia - Indonesian AIDS Community
http://www.aids-ina.org
URL berita ini adalah:
http://www.aids-ina.org/modules.php?name=News&file=article&sid=7026