30 PNS Buleleng terinveksi HIV/AIDS
Tanggal: Monday, 05 November 2012
Topik: HIV/AIDS


Waspada Online, 03 November 2012

SINGARAJA - Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kabupaten Buleleng, Bali, mencatat, sebanyak 30 pegawai negeri sipil di daerah itu terjangkit virus mematikan tersebut selama periode 1999-2012.

"Kasus HIV/AIDS itu seperti fenomena gunung es. Kalau ada satu penderita yang terdeteksi, maka ada 100 penderita terselubung," kata Ketua Harian KPA Kabupaten Buleleng Nyoman Sutjidra di Singaraja, Sabtu.

Selama periode tersebut, pihaknya mencatat sebanyak 1.464 kasus yang terdeteksi. Dengan demikian, Kabupaten Buleleng menempati peringkat kedua di Provinsi Bali.

"Setiap bulan rata-rata terdapat 15-20 kasus HIV di seluruh kecamatan," kata Wakil Bupati Buleleng berlatar belakang dokter spesialis kandungan itu.

Sutjidra menyebutkan bahwa Kecamatan Buleleng penyumbang kasus HIV tertinggi. Disusul kemudian oleh Kecamatan Gerokgak, Kecamatan Sawan, Kecamatan Seririt, Kecamatan Banjar, Kecamatan Kubutambahan, Kecamatan Tejakula, Kecamatan Sukasada, dan Kecamatan Busungbiu.

Selain PNS, kasus HIV/AIDS juga menimpa pada buruh, petani, wiraswasta, karyawan hotel, pekerja seks komersial, ibu rumah tangga, mahasiswa, satpam, dan profesi lainnya.

Penularan HIV/AIDS dapat melalui hubungan seksual berisiko, narkoba suntik, transfusi darah, dan menyusui. "HIV/AIDS tidak tertular melalui fasilitas umum, berjabat tangan, memakai alat makan dan minum bersama, telepon genggam, dan gigitan nyamuk atau serangga," katanya.

Di Kabupaten Buleleng juga terdapat klinik tes HIV/AIDS secara sukarela yang tersebar di beberapa puskesmas.

Sumber: http://www.waspada.co.id




[ Home | Indeks Kliping ]

Berita ini dari Komunitas AIDS Indonesia - Indonesian AIDS Community
http://www.aids-ina.org
URL berita ini adalah:
http://www.aids-ina.org/modules.php?name=News&file=article&sid=7034