Perilaku Seks Bebas, Siap-Siap Tertular PMS!
Tanggal: Friday, 09 November 2012
Topik: Narkoba


okezone.com, 08 November 2012

TAK sedikit anak muda yang menemui berbagai pilihan sulit dan banyak tekanan untuk melakukan sesuatu yang sebenarnya terasa tidak nyaman seperti mengonsumsi obat terlarang, minum alkohol, merokok, dan berhubungan seks.

Di tengah derasnya arus globalisasi seperti sekarang ini, seks bebas di kalangan para remaja pun kian memprihatinkan. Padahal, seks di luar nikah, apalagi tanpa menggunakan pengaman, memiliki risiko yang tinggi.

Walaupun bagi banyak orang hubungan seks adalah salah satu cara menunjukkan kasih sayang, namun jika tidak memakai kondom ini juga merupakan cara penularan beberapa PMS atau penyakit menular seksual (sexually transmitted disease, STD) yang sangat tidak menyenangkan, bahkan ada yang tidak bisa disembuhkan.

Penyakit ini hampir selalu berupa infeksi dan hanya didapat melalui hubungan seks. Ini adalah beberapa contoh PMS seperti yang dilansir dalam buku karangan Dr. Miriam Stoppard, Parenting Guide.

- Kutil genital dan herpes genital adalah infeksi virus. Kutil bisa disembuhkan, herpes tidak. Tapi gejalanya bisa ditangani. Virus kutil juga bisa menimbulkan kanker serviks

- Gonorea, sifilis, dan klamidia adalah infeksi bakteri yang dapat disembuhkan melalui antibiotik. Namun klamidia sulit terdiagnosis karena seringkali tidak menimbulkan gejala. Klamidia juga bisa menimbulkan peradangan panggul (pelvic inflammatory disease, PID)

- HIV/AIDS dan hepatitis B adalah infeksi virus yang tidak bisa disembuhkan. AIDS menyebabkan kematian, tapi hepatitis B tidak.

- Kutu pubis (“jengger ayam”) dan kudis adalah parasit yang bisa disembuhkan dengan insektisida. - Kandidiasis (“thrus”) adalah infeksi jamur yang bisa disembuhkan dengan fungisida.

- Trikomonas adalah parasit bersel satu, yang bisa disembuhkan dengan obat antiparasit.





[ Home | Indeks Kliping ]

Berita ini dari Komunitas AIDS Indonesia - Indonesian AIDS Community
http://www.aids-ina.org
URL berita ini adalah:
http://www.aids-ina.org/modules.php?name=News&file=article&sid=7047