Umur 30-34 tahun sebanyak 497 kasus (20,89 persen), umur 35 -39 tahun sejumlah 373 kasus (15,68 persen), umur 20 - 24 tahun sebanyak 236 kasus (9,92 persen), dan umur 40-44 tahun sebanyak 227 kasus (9,54 persen).

"Balita juga telah terpapar dengan jumlah 86 kasus atau 3,61 persen," katanya.

Ardani mengatakan, dari sejumlah temuan kasus HIV/AIDS di Jateng, kaum laki-laki paling banyak yakni 61,7 persen dan kaum perempuan 38,3 persen. Ia mengatakan, salah satu upaya pencegahan HIV/AIDS adalah pendidikan pengenalan HIV/AIDS bagi kelompok risiko tinggi.

"Kegiatan ini akan digelar di sejumlah Kabupaten di Jawa Tengah, yakni Temanggung, Klaten, Sragen, Wonosobo dan Grobogan," katanya. ">


Penderita AIDS Terbanyak Usia 25-29 Tahun
Tanggal: Wednesday, 14 November 2012
Topik: Narkoba


Metrotvnews.com, 13 November 2012

Temanggung: Penderita Human Immunodeficiency Virus (HIV) dan Acquired Immune Deficiency Syndrome (AIDS) di Provinsi Jawa Tengah paling banyak dari usia 25-29 tahun yang mencapai 609 kasus, atau 25,6 persen dari temuan 5.301 kasus.

Pengelola Program Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Jawa Tengah, Tri Ardani, Selasa (13/11), mengatakan hingga akhir Juni 2012 dari temuan 5.301 kasus, terdiri atas 2.379 AIDS dan 2.922 HIV dan 642 di antaranya telah meninggal.

Ia mengatakan hal tersebut usai pelatihan "Peer Education" atau pendidikan pengenalan HIV/AIDS, bagi kelompok risiko tinggi di Dinas Kesehatan Kabupaten Temanggung.

Umur 30-34 tahun sebanyak 497 kasus (20,89 persen), umur 35 -39 tahun sejumlah 373 kasus (15,68 persen), umur 20 - 24 tahun sebanyak 236 kasus (9,92 persen), dan umur 40-44 tahun sebanyak 227 kasus (9,54 persen).

"Balita juga telah terpapar dengan jumlah 86 kasus atau 3,61 persen," katanya.

Ardani mengatakan, dari sejumlah temuan kasus HIV/AIDS di Jateng, kaum laki-laki paling banyak yakni 61,7 persen dan kaum perempuan 38,3 persen. Ia mengatakan, salah satu upaya pencegahan HIV/AIDS adalah pendidikan pengenalan HIV/AIDS bagi kelompok risiko tinggi.

"Kegiatan ini akan digelar di sejumlah Kabupaten di Jawa Tengah, yakni Temanggung, Klaten, Sragen, Wonosobo dan Grobogan," katanya.

Ia menyebutkan, peserta pendidikan pengenalan HI/AIDS pada kali ini adalah para sopir dan tukang parkir. Beberapa bulan sebelumnya juga pernah dilakukan kegiatan yang sama pada pekerja seks komersial dan ormas.(Ant/DNI)

Sumber: http://www.metrotvnews.com




[ Home | Indeks Kliping ]

Berita ini dari Komunitas AIDS Indonesia - Indonesian AIDS Community
http://www.aids-ina.org
URL berita ini adalah:
http://www.aids-ina.org/modules.php?name=News&file=article&sid=7061