DW Persatuan Inhil Taja Sosialisasi HIV/ AIDS dan Autis
Tanggal: Thursday, 22 November 2012
Topik: HIV/AIDS


Digelar sosialisasi seputar HIV/ADIS dan autis di Tembilahan. Kegiatan yang ditaja Dhama Wanita Persatuan Inhil tersebut sempena HUT DW ke-13.

Riauterkini, 20 November 2012

TEMBILAHAN - Kaum perempuan harus memiliki pengetahuan dan wawasan luas dalam pencegahan HIV/ AIDS dan penanganan anak-anak Autis.

Untuk itu Dharma Wanita Persatuan Inhil menggelar Sosialisasi HIV/ AIDS dan Autis bagi Anggota Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Inhil, Selasa (20/11/12) di Gedung Wanita Jalan Sungai Beringin Tembilahan.

Kepala Badan Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (BP3AKB) Inhil, R Rida Indrayanti menyatakan bahwa sebagai ujung tombak keluarga di rumah tangga, maka kaum wanita harus memiliki pengetahuan dan wawasan mengetahui penyakit yang sama-sama memerlukan perhatian serius semua pihak, khususnya kaum perempuan.

“Kaum ibu sebagai pihak yang memiliki peranan penting bagi tumbuh kembang anaknya sebagai calon generasi muda bangsa, maka harus memiliki pengetahuan dan wawasan luas tentang HIV/ AIDS dan Autis ini,” ujar Rida Indaryanti.

Diterangkan, setiap tahun ratusan anak dari seluruh dunia terinfeksi HIV dan meninggal akibat AIDS, karena tidak mendapat penanganan yang sesuai. Dan sekitar 2000 anak usia 15 tahun kebawah terinfeksi HIV akibat penularan dari ibu ke bayinya, sekitar 1400 anak usia dibawah 15 tahun meninggal akibat AIDS, sementara sekitar 6000 orang dalam usia produktif antara 15-24 tahun terinfeksi HIV.

“Ini menunjukan adanya suatu ancaman serius terhadap keberlangsungan generasi muda bangsa Indonesia kedepan, dan ini perlu mendapat perhatian dan penanganan yang serius. Karena masa depan bangsa, terletak ditangan generasi muda,” tegasnya.

Demikian pula halnya dengan Autis pada anak, juga perlu mendapat perhatian serius dari kita semua. Meskipun Autis bukan merupakan penyakit menular seperti AIDS, namun penderita Autis juga membutuhkan penanganan yang sama seriusnya dengan penyakit AIDS.

“Marilah bersama-sama kita mengenal lebih jauh dan memberi perhatian kepada penderita HIV/AIDS dan anak Autis, karena mereka membutuhkan rangkulan dan penanganan yang lebih, dari kita semua, khususnya kaum ibu,” imbuhnya.

Ketua Dharma Wanita Kabupaten Inhil, dalam sambutannya menjelaskan, bahwa kegiatan tersebut dilaksanakan dalam rangka memperingati HUT Dhama Wanita Persatuan Kabupaten Inhil yang ke 13 tahun 2012 pada Bulan Desember mendatang.

"Seminar ini bertujuan agar anggota Dharma Wanita mengetahui tentang penyakit HIV/ AIDS dan upaya pencegahannya. Demikian pula bagi penanganan anak-anak berkebutuhan khusus,” ujar Ketua Dharma Wanita.***(mar)

Sumber: http://www.riauterkini.com




[ Home | Indeks Kliping ]

Berita ini dari Komunitas AIDS Indonesia - Indonesian AIDS Community
http://www.aids-ina.org
URL berita ini adalah:
http://www.aids-ina.org/modules.php?name=News&file=article&sid=7084