Ibu RT Peringkat Kedua Penderita HIV-AIDS di DIY
Tanggal: Thursday, 22 November 2012
Topik: HIV/AIDS


TRIBUNNEWS.COM, 21 November 2012

YOGYA - Penderita HIV AIDS di DIY kategori ibu rumah tangga mulai tahun 2012 menempati peringkat kedua. Dengan jumlah penderita per Juni 2012 mencapai 189 orang. Ini merupakan jumlah yang diakumulasikan mulai tahun 1993 oleh Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) DIY.

Pengelompokan dari jenis pekerjaan, urutan pertama masih ditempati kalangan wiraswasta sebanyak 205 penderita HIV AIDS. Sedangkan kalangan pekerja seks komersial menduduki peringkat ke lima dengan 119 penderita.

"Dari identifikasi peningkatan jumlah ibu rumah tangga penderita HIV AIDS, diketahui disebabkan karena tertular dari pasangan tetap atau tidak tetap yang memiliki faktor risiko besar. Seperti heteroseksual atau pengguna napza suntik," terang Sekretaris Komisi Penanggulangan AIDS DIY, Drs A Riswanto, usai seminar dalam rangka hari AIDS sedunia di Unit 8 Kepatihan Yogyakarta, Selasa (20/11/2012).

Maka dari itu, pihaknya menyasar ibu rumah tangga melalui kader Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK), untuk memberikan pengetahuan di lingkup keluarga. Dengan begitu diharapkan mampu mengurangi risiko penularan HIV AIDS kepada istri dan janin yang dikandung.

"Akan menjadi masalah jika istri terinfeksi HIV dan menularkannya kepada janin ketika mengandung. Suami heteroseksual ini lah penyebab terbesar dan otomatis ibu rumah tangga yang berpotensi terjangkit virus dari perilaku demikian," urai Riswanto.

Kasus HIV AIDS pada ibu rumah tangga tahun ini meningkat 12 persen. Pada tahun 2011 sebanyak 185 kasus dan tahun 2012 sampai Juni 2012 sebanyak 189 kasus.

"Ibu Rumah Tangga dan Remaja yang terkena HIV AIDS terus meningkat. Hal ini menjadi kecemasan kami dalam penanggulangannya,'' kata Kepala Bidang Pengendalian Penyakit dan Masalah Kesehatan Dinas Kesehatan DIY, Daryanto Chadorie.

Dari data KPA DIY, sebenarnya penderita HIV AIDS terbesar tidak mengakui identitas pekerjaannya, mencapai 514 orang. Namun, kemungkinan di dalamnya diisi berbagai kalangan. Sehingga masih ada kemungkinan penambahan jumlah penderita yang merupakan kalangan ibu rumah tangga.

Sumber: http://www.tribunnews.com




[ Home | Indeks Kliping ]

Berita ini dari Komunitas AIDS Indonesia - Indonesian AIDS Community
http://www.aids-ina.org
URL berita ini adalah:
http://www.aids-ina.org/modules.php?name=News&file=article&sid=7090