Sempat Dibotaki, Banci Ngaku AIDS, Pol PP Keder
Tanggal: Wednesday, 28 November 2012
Topik: Narkoba


POSMETRO, 23 November 2012

PADANG - Operasi Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Padang yang dilakukan Jumat (23/11) dinihari, berhasil mengamankan seorang waria saat nangkring di depan Bank BRI, Jalan Sudirman. Tapi, saat ditangkap, waria ini mengaku mengidap penyakit berbahaya, HIV/AIDS.

Koordinator Provost Pol PP Padang, Alwi menyebutkan, penangkapan terhadap waria ini dilakukan, karena ada masyarakat yang menelpon kalau malam itu ada transaksi antara seseorang dengan seorang waria di pinggir jalan tersebut.

“Kita langsung bergerak. Memang benar, kami mendapati dia sedang menunggu pelanggan di pinggir jalan tersebut,” ujar Alwi.

Tanpa perlawanan berarti, waria yang berinisial A itu langsung dibawa ke Mako Pol PP untuk pemeriksaan. Sebelum diperiksa penyidik, waria ini diinapkan selama lebih dari enam jam di sel tahanan Pol PP, baru paginya dilakukan BAP.

“Ternyata, saat jalani pemeriksaan, dia mengaku sedang mengidap HIV/AIDS dengan memperlihatkan kartu diagnosa HIV-nya dari salah satu rumah sakit,” papar Alwi.

Penyidik Pol PP pun langsung kaget, karena A mengaku mengidap HIV. Sementara, sebelum diperiksa, waria ini sempat diplontos personel Pol PP Padang. “Mengetahui itu, kami langsung membebaskannya karena pertimbangan dari penyakit yang dideritanya,” ujar Alwi.

Ditambahkan Alwi, selama November 2012 ini, Pol PP sering melakukan operasi penertiban dengan menangkap sekitar 20 orang bencong (banci). “Kebanyakan dari mereka mengaku insaf setelah ditangkap, tapi masih ada juga yang melakukan aktivitas tersebut. Mungkin karena tuntutan ekonomi,” jelas Alwi.

Sementara, pelaku sendiri memilih bungkam dan tidak mau berkomentar sedikitpun mengenai penyakit yang dideritanya. Dia hanya menyebut, sudah menderita penyakit itu sejak dua tahun lalu. “Saya sudah mengidap HIV dua tahun lalu,” papar A. (g)

Sumber: http://posmetropadang.com




[ Home | Indeks Kliping ]

Berita ini dari Komunitas AIDS Indonesia - Indonesian AIDS Community
http://www.aids-ina.org
URL berita ini adalah:
http://www.aids-ina.org/modules.php?name=News&file=article&sid=7101