LSM BDPN Taja Seminar Lindungi Perempuan dan Anak dari AIDS
Tanggal: Wednesday, 28 November 2012
Topik: Narkoba


Sempena peringatan Hari AIDS se Dunia, LSM BDPN menaja seminar dan lokakarya bertemakan; “Lindungi Perempuan dan Anak dari HIV/ AIDS”.

Riauterkini, 27 November 2012

TEMBILAHAN - Penyebaran HIV/ AIDS di Indragiri Hilir sudah semakin merebak, kalangan perempuan dan anak-anak dikhawatirkan rentan dan harus dilindungi dari penyakit mematikan ini.

Dalam rangka memberikan pengetahuan dan wawasan tentang HIV/ AIDS ini sejalan dengan peringatan Hari AIDS Sedunia (HAS) 2012, LSM Bangun Desa Payung Negeri (BDPN) menaja Seminar dan Lokakarya bertema ‘Lindungi Perempuan dan Anak dari HIV/ AIDS’, Selasa (2711/12) di gedung Wanita Jalan Sungai Beringin Tembilahan.

Narasumber dari kegiatan ini diantaranya dari Komis Penanggulangan AIDS (KPA) Inhil dan pihak berkompeten lainnya. Diikuti 180 peserta dari kalangan Organisasi Perempuan, mahasiswa, dinas/ instanis, LSM dan perwakilan Kelompok Dampingan.

“Sampai bulan November ini jumlah penderita HIV/ AIDS di Inhil berjumlah 55 penderita. Mereka terdiri dari kalangan ibu rumah tangga (IRT), WTS, waria, wiraswasta, PNS dan kalangan anak-anak,” ungkap Sekretaris KPA Inhil, Umar Pulungan saat membuka Seminar dan Lokakarya ini.

Disebutkan, pada bulan Oktober lalu ditemukan 53 penderita, berarti ada peningkatan 2 penderita sampai bulan November ini. Dari jumlah ini 11 penderita diketahui telah meninggal dunia dan kecamatan yang paling banyak penderita penyakit mematikan ini yaitu Kecamatan Tembilahan.

“Bagi mencegah penyebaran HIV/AIDS ini, maka dibutuhkan peran semua stakeholders terkait, mulai dari SKPD di lingkungan Pemkab Inhil, Lintas Sektor dan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Peduli AIDS, serta komponen masyarakat lainnya,” imbuhnya.

Ketua LSM BDPN, Zainal Arifin memang kegiatan ini bertujuan melindungi perempuan dan anak terhadap bahaya HIV/ AIDS.

“Kegiatan ini bertujuan bagi peningkatan pengetahuan dan kepedulian masyarakat dan pengambil kebijakan dan melindungi perempuan dan anak-anak terhadap bahaya HIV/ AIDS,” sebut Zainal.***(mar)

Sumber: http://www.riauterkini.com




[ Home | Indeks Kliping ]

Berita ini dari Komunitas AIDS Indonesia - Indonesian AIDS Community
http://www.aids-ina.org
URL berita ini adalah:
http://www.aids-ina.org/modules.php?name=News&file=article&sid=7113