Narkoba suntik penyumbang HIV/AIDS terbesar
Tanggal: Wednesday, 28 November 2012
Topik: HIV/AIDS


Waspada Online, 28 November 2012

MEDAN - Masalah HIV & AIDS hingga kini masih menjadi persoalan kesehatan yang menonjol, sebab tingkat kesakitan dan kematian yang ditimbulkannya masih sangat tinggi.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kota Medan, sejak Januari 2006 sampai Agustus 2012, jumlah penderita HIV/AIDS yang terdata sekitar 3.277. Dimana Injecting Drug User’s (IDUS) yakni pemakai narkoba suntik merupakan penyumbang terbesar kedua dengan 948 kasus atau 28,93 persen dari jumlah total jumlah penderita HIV/AIDS.

“Untuk itu Pemko Medan perlu melakukan intervensi perubahan perilaku terhadap pemakai narkoba suntik, sehingga para pengguna peduli dengan kesehatan dirinya dan orang sekitarnya, “ kata Asisten Kesejahteraan Masyarakat (Askesmas) Darusalam Pohan di Medan, hari ini.

Menurut Darusalam, pencegahan HIV/AIDS bagi pemakai narkoba suntik perlu menjadi perhatian serius guna memutuskan mata rantai penularan.

Strategi utama dalam program pengurangan dampak buruk bagi pemakain narkoba suntik dengan Harm Reduction (HR) atau pengurangan dampak buruk. Konsepnya pencegahan atau pengurangan dampak negative terhadap kesehatan yang berhubungan dengan tingkah laku.

Darusalam menjelaskan, untuk pihaknya melakukan pelatihan bagi penjangkau lapangan(outreach) dikenali sebagai ujung tombak dalam merubah perilaku pemakai narkoba pengguna jarum suntik. Karenanya, berhasil tidaknya program HR yang dijalankan sangat tergantung dengan petugas outreach.

Kepala bagian Administrasi Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Medan, Ahmad Raja Nasution mengatakan, pelatihan outreach (penjangkau lapangan) agar lebih mampu menangani permasalahan perubahan perilaku dan dapat membangkitkan kepedulian penasun (pemakai narkoba suntik) dalam memperhatikan kesehatan dirinya.

“Sedangkan tujuannya untuk tersedianya petugas outreach yang professional dalam menangani permasalahan penasun. Selain itu dengan pelatihan ini diharapkan mampu menurunkan angka penularan HIV/AIDS di kalangan penasun,” jelas Raja.

Sumber: http://www.waspada.co.id




[ Home | Indeks Kliping ]

Berita ini dari Komunitas AIDS Indonesia - Indonesian AIDS Community
http://www.aids-ina.org
URL berita ini adalah:
http://www.aids-ina.org/modules.php?name=News&file=article&sid=7116