Penderita HIV/AIDS di Maluku 1.728 Orang
Tanggal: Monday, 03 December 2012
Topik: HIV/AIDS


Metrotvnews.com, 30 November 2012

Ambon: Dinas Kesehatan Provinsi Maluku mendata jumlah penderita HIV/AIDS sejak Januari 2011 hingga November 2012 mencapai 1.728 orang, yang menyebar hampir merata di 11 kabupaten/kota.

"Khususnya untuk ibu rumah tangga yang teridentifikasi sudah terinveksi virus mematikan ini sampai posisi akhir November 2012 sebanyak 102 orang," kata Kepala Bidang Penanggulangan Penyakit dan Bencana Dinkes Maluku, dr Rita Tahitu di Ambon, Jumat (30/11).

Penjelasan Rita Tahitu berkaitan dengan peringatan Hari AIDS Sedunia yang jatuh tanggal 1 Desember dan tema tahun ini adalah perlindungan terhadap perempuan dan anak, karena sangat rentan terhadap ancaman berbagai jenis penyakit menular termasuk virus HIV/AIDS.

Kalau penderita HIV/AIDS secara khusus pada Bulan Agustus 2012 hanya sebanyak 237 orang, dan mengalami penurunan dari tahun 2011 yang mencapai 443 penderita dan dalam tahun ini sendiri sudah lebih dari delapan orang meninggal dunia.

Rita Tahitu mengatakan, dari jumlah ibu rumah tangga yang positif menderita HIV/AIDS di Provinsi Maluku sebanyak 102 orang itu menduduki rangking kedua secara nasional.

Kebanyakan dari mereka terkena virus akibat ulah suami yang gemar "Jajan" di luar rumah dan tanpa memakai kondom sebagai pengamanan, kemudian membawa pulang bibit penyakit tersebut dan menularkannya kepada istri.

"Ada tiga langkah pengamanan yang harus dipatuhi masyarakat untuk memperkecil ruang gerak penyebaran virus HIV/AIDS yakni puasa seks, pemakaian kondom serta berhubungan intim hanya dengan satu pasangan saja," katanya.

Penggunaan kondom saat berhubungan badan sangat baik bagi setiap orang agar mencegah pencampuran cairan pasangan.

Kalangan anak muda dan remaja juga diimbau untuk tidak melakukan hubungan kelamin sebelum menikah secara resmi.

"Virus HIV/AIDS tidak bisa menyebar hanya melalui ciuman penderita dengan orang sehat atau memakai piring dan gelas secara bersama maupun berjabat tangan, kecuali melalui hubungan seks secara langsung," kata Rita Tahitu.

Dinkes Maluku juga telah melakukan koordinasi dengan pihak kabupaten/kota untuk melakukan sosialisasi penggunaan kondom. Dan Pemkab Buru misalnya, telah mencairkan anggaran Rp300 juta untuk kegiatan tersebut, pasca ditemukannya sejumlah penderita HIV/AIDS di lokasi penambangan emas.(Ant/DNI)

Sumber: http://www.metrotvnews.com




[ Home | Indeks Kliping ]

Berita ini dari Komunitas AIDS Indonesia - Indonesian AIDS Community
http://www.aids-ina.org
URL berita ini adalah:
http://www.aids-ina.org/modules.php?name=News&file=article&sid=7150