KPA Batam Tebar Bunga di Jalan
Tanggal: Monday, 03 December 2012
Topik: Narkoba


INILAH.COM, 01 Desember 2012

Batam - Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Batam bekerja sama dengan Badan Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (BPPKB) Kota Batam menggelar kampanye HIV dan AIDS di setiap persimpangan dan pelabuhan, Sabtu (1/12/2012).

Dalam kampanye tersebut, selain membagikan bunga sebagai simbol 'moralitas' aksi yang didukung seluruh elemen masayarakat itu, juga memberikan selebaran masyarakat mengenai HIV/AIDS.

Wakil Sekretaris KPA Batam Pieter P Pureklolong mengatakan, pada tahun sebelumnya KPA bekerja sama dengan Disnaker dalam mengkampanyekan HIV/AIDS dalam rangka hari AIDS sedunia, maka tahun ini bekerja sama dengan BPPKB.

Di mana, resiko penularan penyakit yang belum ditemui obatnya tersebut juga sangat rentan.

"Tahun lalu leading sektornya Disnaker, sekarang Badan Pemberdayaan Perempuan. Begitu juga dengan LSM yang peduli akan ini. Besok akan kita sampaikan kepada masyarakat bagaimana penyebaran penyait tersebut. Serta membagikan bunga kepada disetiap persimpangan jalan," kata Pieter, Jumat (30/11/2012).

Untuk Batam terdapat 14 titik persimpangan lampu merah dan Pelabuhan Punggur dan Sekupang. Selain pemberian brosur mengenai penykit tersebut.

Karenanya, kampanye tersebut bertujuan untuk memperluas informasi dan edukasi kepada khalayak ramai agar meningkatkan kesadaran akan pentingnya perlindungan perempuan dan anak-anak terhadap HIV/Aids ini.

Penyakit yang menyerang sistem kekebalan tubuh manusia penderitanya pun dari tahun ke tahun semakin bertambah. Dengan penularan melalui seks bebas atau berganti-ganti pasangan, menggunakan jarum suntik secara bergantian, menyusui bagi ibu yang menderita HIV/AIDS dan transfusi darah.

"Dengan menhindari itu, kita tidak termasuk dalam populasi berisiko rendah. Penyebaran virus itu hanya dengan tiga cairan di dalam tubuh, yakni darah, mani dan air susu ibu," katanya.

Sementara itu, Nurmadiah selaku kepala BPPKB pihaknya akan terus berupaya menekan lajunya penyebaran penyakit ini.

Melalui penyuluhan, mendatangi kesekolah-sekolah dan lain sebagainya. Karena dengan ini semua, penekanan dapat dilakukan.

"Kita sudah melakukan penyulhan mengenai hal ini. Baik kepada sekolah-sekolah maupun ke organisasi perempuan. Di Batam setidaknya terdapat 70 organisasi perempuan ditambah Bina Keluarga dan Bina Keluarga Remaja. Ini semua akan kita sampaikan. Dan besok akan turun semua menyampikan akan hal ini," kata Nurmadiah.

Sementara itu, data yang ada pada KPA orang dengan HIV AIDS (ODHA) di Kota Batam data sejak 1992 hingga Oktober tahun ini mencapai 3.556 penderita. 400 orang di antaranya telah meninggal. [gus]

Sumber: http://sindikasi.inilah.com




[ Home | Indeks Kliping ]

Berita ini dari Komunitas AIDS Indonesia - Indonesian AIDS Community
http://www.aids-ina.org
URL berita ini adalah:
http://www.aids-ina.org/modules.php?name=News&file=article&sid=7174