Kasus HIV/AIDS Meningkat, Semarang Ranking Pertama
Tanggal: Monday, 10 December 2012
Topik: HIV/AIDS


Suaramerdeka.com, 03 Desember 2012

SEMARANG - Mendukung aktif gerakan terpadu dalam mencegah persebaran virus HIV AIDS, Plt Walikota membuka secara langsung Roadshow Peduli HIV AIDS Kota Semarang dengan start mulai dari Halaman Balai Kota, Senin(3/12). Roadshow dilakukan dalam rangka meningkatkan upaya pencegahan dan penanggulanggan HIV AIDS secara lebih efektif, menyeluruh, terpadu dan terkoordinasi.

Roadshow diawali dengan pembacaan ikrar Peduli HIV AIDS oleh 200 peserta yang terdiri dari pengurus dan anggota Penyuluh KB Indonesia Kota Semarang, Forum Komunikasi Pusat Informasi & Konseling (PIK) Remaja Kota Semarang, Komisi Penanggulangan AIDS (KPA), TP PKK Kota Semarang, serta jajaran Pemkot Semarang.

Kepala Bapermasper & KB, Drs Mustohar SH MHum mengungkapkan, presentasi komulatif AIDS tertinggi pada kelompok umur 20-29 tahun 46% dan ratio kasus AIDS antara laki-laki dan perempuan adalah 2 : 1.

Dalam kesempatan itu, Mustohar juga mengungkap komiten penanggulangan epidemi HIV AIDS kota Semarang juga sejalan dengan komitmen nasional bersama Negara ASEAN untuk mengatakan ''Tidak ada infeksi baru, tidak ada diskriminasi dan tidak ada kematian akibat AIDS''.

Plt Walikota, Hendrar Prihadi mengatakan, upaya edukasi terkait bahaya HIV/AIDS perlu terus digiatkan guna menggugah dan melindungi masyarakat khususnya perempuan dan anak dari bahaya penyakit mematikan tersebut.

''Kami berharap seluruh elemen untuk aktif berbagi info dan menguatkan komitmen dalam upaya menanggulangi bahaya HIV/AIDS,'' kata Hendrar Prihadi di sela-sela roadshow yang menempuh rute Jalan Gajahmada, Jalan Pahlawan, memutar di depan Gubernuran.

Sementara dalam kegiatan seminar Penanggulangan HIV AIDS di Gedung Juang 45 terungkap bahwa Kota Semarang menempati peringkat pertama di Jateng dengan pengidap HIV AIDS terbanyak. Pada tahun 2011 ditemukan 46 kasus HIV AIDS ditemukan di Kota Semarang dan meningkat menjadi 90 kasus pada tahun 2012.

Oleh karena itu, sejumlah upaya perlu terus dilakukan seluruh elemen untuk menghindarkan diri dari bahaya penyakit ini dengan 5 langkah ABCDE yakni Anda tidak melakukan seks, Bersikap saling setia dengan pasangan, Cegah dengan memakai kondom, Dihindari penggunaan narkoba suntik, Edukasi ajari pasangan dan teman-teman.

Sumber: http://www.suaramerdeka.com




[ Home | Indeks Kliping ]

Berita ini dari Komunitas AIDS Indonesia - Indonesian AIDS Community
http://www.aids-ina.org
URL berita ini adalah:
http://www.aids-ina.org/modules.php?name=News&file=article&sid=7199