Sekitar 56 Persen Penularan HIV/AIDS melalui Hubungan Seksual
Tanggal: Monday, 10 December 2012
Topik: HIV/AIDS


KOMPAS.com, 03 Desember 2012

BANJARMASIN — Faktor risiko penularan HIV/AIDS di Kalimantan Selatan masih didominasi oleh hubungan seksual, yaitu 56 persen. Sisanya akibat jarum suntik pengguna narkoba dan faktor lain.

Angka kasus HIV/AIDS di Kalsel secara komulatif sebanyak 501 kasus, terdiri atas 276 HIV dan 225 AIDS. Penyebaran HIV/AIDS di Kalsel makin luas. Ada empat daerah yang penyebarannya paling besar, yaitu Kota Banjarmasin 164 kasus, Tanah Bumbu 141, Banjarbaru 54, dan Kota Baru 25.

Penyebaran di dua daerah, yakni Tanah Bumbu dan Kota Baru, yang notabene merupakan daerah tambang batubara, ternyata cukup besar dibandingkan dengan daerah lain yang tidak banyak memiliki tambang.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalsel Rosihan Adhani, Senin (3/12/2012), di Banjarmasin, mengatakan, yang saat ini dikhawatirkan adalah penularan HIV/AIDS dari ibu ke anak yang telah mencapai 11,1 persen.

"Sekarang perempuan dan anak menjadi rawan tertular. Bayi yang tertular di Kalsel 7 anak (kumulatif). Makanya, tema hari AIDS sekarang lindungi perempuan dan anak dari HIV/AIDS. Kita ingin menggugah kesadaran bahwa mengubah perilaku sangat penting," ucapnya.

Mereka yang berisiko, lanjut Rosihan, diharapkan menggunakan alat pencegah, yakni kondom. Saat ini belum semua kelompok berisiko bersedia menggunakan kondom. Penggunaan kondom oleh mereka baru mencapai 80 persen.

Sumber: http://regional.kompas.com




[ Home | Indeks Kliping ]

Berita ini dari Komunitas AIDS Indonesia - Indonesian AIDS Community
http://www.aids-ina.org
URL berita ini adalah:
http://www.aids-ina.org/modules.php?name=News&file=article&sid=7200