Lima Bayi Dilahirkan Ibu Terpapar Virus HIV/AIDS Dinyatakan Normal
Tanggal: Monday, 10 December 2012
Topik: HIV/AIDS


Semua ibu hamil, terutama yang berisiko dan berpotensi, agar bisa memeriksakan diri di rumah sakit.

Jaringnews.com, 04 Desember 2012

JEMBER - Lima bayi di RSUD dr. Soebandi, Kabupaten Jember, Jawa Timur, dinyatakan normal dan tidak tertular meski dilahirkan dari ibu yang terpapar virus HIV/AIDS.

Koordinator Penanganan HIV/AIDS di RSD dr. Soebandi Jember, dr. Justina Evy Tyaswati mengatakan, setiap bayi yang dikandung ibu penderita HIV/AIDS berpotensi lahir tanpa tertular bila ditangani secara benar sebelum dilahirkan.

Langkah yang pertama, kata Evy, sang ibu harus mengonsumsi antivirus. "Kedua, dia harus melahirkan melalui jalan operasi. Ketiga, dia tak boleh menyusui, karena air susu ibu mengandung virus," paparnya di Jember, Selasa (4/12).

Menurut Evy, pihaknya memang tengah berkonsentrasi untuk menekan pertumbuhan angka bayi pengidap virus HIV/AIDS. Ia berharap semua ibu hamil, terutama yang berisiko dan berpotensi, agar bisa memeriksakan diri di rumah sakit. Ini untuk mendeteksi sejak dini kemungkinan sang ibu mengidap HIV/AIDS.

"Kami ingin generasi mendatang bebas HIV/AIDS. Kalau bayi umur tujuh bulan ketahuan menderita HIV/AIDS, bisa dibayangkan kita akan kehilangan banyak generasi," kata Evy.

Evi mencatat, RSD dr Soebandi sedang berkonsentrasi untuk menekan pertumbuhan jumlah bayi pengidap HIV/AIDS. Sejak Tahun 2006 lalu, tercatat 24 bayi dilahirkan sudah dalam kondisi terinfeksi virus HIV/AIDS, dari ibu kandungnya.

Dari 24 bayi tadi, 11 diantaranya sudah meninggal dunia, akibat menderita infeksi sekunder, seperti kasus gizi buruk dan TBC. Sedangkan 13 bayi yang masih hidup sudah berusia 2,5 tahun hingga 4,5 tahun, dan saat ini masih menjalani perawatan dan mendapat penanganan intensif dari jajaran RSD dr. Soebandi.

Sumber: http://jaringnews.com




[ Home | Indeks Kliping ]

Berita ini dari Komunitas AIDS Indonesia - Indonesian AIDS Community
http://www.aids-ina.org
URL berita ini adalah:
http://www.aids-ina.org/modules.php?name=News&file=article&sid=7211