PBB: Pendidikan Seks Seperti Vaksin Pencegah HIV/AIDS
Tanggal: Monday, 10 December 2012
Topik: HIV/AIDS


Berita Satu, 04 Desember 2012

Pendidikan seks memberi pengetahuan apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan.

Pendidikan kesehatan reproduksi bagi remaja putri bisa menjadi bekal untuk mencegah penyebaran epidemi HIV/AIDS, yang saat ini mulai mengintai ibu rumah tangga.

Bahkan fungsinya, kata Executive Director UN Women, Michelle Bachelet, seperti vaksin pencegah HIV/AIDS.

"Kami percaya pentingnya pendidikan seks bagi remaja putri, karena pendidikan tersebut memberi pengetahuan apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan," ujarnya dalam kunjungannya ke Jakarta untuk menghadiri pertemuan Organisasi Kerjasama negara-negara Islam (OKI), Selasa (04/12).

Menanggapi maraknya infeksi penyakit menular seksual termasuk HIV/AIDS di Indonesia, ia mengatakan, Indonesia harus memperbanyak fasilitas kesehatan yang terintegrasi dengan layanan kesehatan reproduksi.

Selain epidemi HIV, mantan Presiden Cile tersebut juga menyatakan keprihatinannya terhadap Angka Kematian Ibu (AKI) di Indonesia yang masih sangat tinggi.

"Mungkin ini memang sangat sulit ditangani, Indonesia memiliki lebih dari 16.000 pulau, ada masalah pedesaan dan transportasi," ujarnya.

Michelle menekankan investasi pada perempuan termasuk di bidang akses kesehatan sangat vital bagi kemajuan suatu negara secara keseluruhan.

"Terkadang orang mengatakan hal itu gampang dilakukan, karena negara itu adalah negara kaya. Padahal suatu negara bisa menjadi kaya, karena saat masih miskin mereka berinvestasi untuk kemajuan perempuan di bidang pendidikan, kesehatan dan ekonomi," ujarnya.

Sumber: http://www.beritasatu.com





[ Home | Indeks Kliping ]

Berita ini dari Komunitas AIDS Indonesia - Indonesian AIDS Community
http://www.aids-ina.org
URL berita ini adalah:
http://www.aids-ina.org/modules.php?name=News&file=article&sid=7213