Penyakit Ini Rentan Menyerang Penderita HIV/AIDS
Tanggal: Monday, 10 December 2012
Topik: HIV/AIDS


INILAH.COM, 05 Desember 2012

Jakarta - Orang dengan HIV/AIDS rentan terkena berbagai infeksi karena sistem kekebalan tubuhnya menurun drastis.

HIV/AIDS adalah penyakit yang sistemik sehingga bisa menyerang organ atau sistem apa saja seperti darah, jantung, ginjal, saraf perifer, kepikunan, ortopedi dan lainnya

Nah, berikut beberapa Infeksi oportunistik yang mungkin timbul pada seseorang dengan HIV/AIDS.

Tuberkulosis

Jika nilai CD4 lebih dari 200 sel/mm3 maka gejala yang timbul sama dengan tuberculosis lainnya, tapi jika nilai CD4 kurang dari 200 sel/mm3 maka gambaran klinis dan radiologinya tidak khas. Pengobatannya pun dengan ARV serta terapi TB yang disesuaikan dengan jumlah CD4nya.

Bila pada pasien normal tuberkulosis bisa diobati dengan mengonsumsi obat rutin selama enam bulan, tapi pada pasien AIDS, tuberkulosis bisa menjadi pembunuh.

Meningitis kriptokokus

Kondisi ini biasanya ditandai dengan sakit kepala, kesadaran menurun, nilai CD4 kurang dari 100 sel/mm3 serta hasil pemeriksan menunjukkan antigen keriptokokus positif. Terapi yang diberikan adalah amfoterisin B, flukonazol dosis tinggi.

Diare

Pada orang dengan HIV/AIDS sering dijumpai mengalami diare kronik akibat adanya infeksi kuman pathogen. Pada kondisi ini terapi rehidrasi sangat penting dan juga dilakukan pemeriksaan feses terhadap bakteri, jamur, parasit atau virus.

Kanker yang terkait dengan HIV

Penyakit kanker yang mungkin bisa timbul adalah kanker kelenjar getah bening, kanker leher rahim dan sarcoma Kaposi.

Infeksi CMV

Kondisi ini diawali ketajaman penglihatan yang menurun, lalu diikuti seperti ada kilatan cahaya, pandangan berkabut, gangguan lapang pandang serta jika progresif bisa menimbulkan kebutaan dalam waktu dua bulan tanpa terapi.

Biasanya terjadi jika nilai CD4 kurang dari 50 sel/mm3. Karenanya harus dideteksi sesegera mungkin sebelum mengenai retina dan atau makula.

Korioretinitis toksoplasmosis


Seseorang yang mengalami kondisi ini akan memiliki gejala pandangan kabur, nyeri serta terlihat bayangan hitam yang terbang-terbang di mata. Untuk mendiagnosisnya dibutuhkan penemuan klinis serta tes serologi.

Infeksi menular seksual

Infeksi menular seksual ini biasanya di dapatkan jika seseorang melakukan hubungan seks berisiko seperti tidak menggunakan kondom, atau sering bergonta ganti pasangan. Pada orang HIV karena kekebalan tubuhnya menurun, sehingga lebih muda terinfeksi. [mor]

Sumber: http://gayahidup.inilah.com




[ Home | Indeks Kliping ]

Berita ini dari Komunitas AIDS Indonesia - Indonesian AIDS Community
http://www.aids-ina.org
URL berita ini adalah:
http://www.aids-ina.org/modules.php?name=News&file=article&sid=7221