Pengobatan HIV/AIDS Ditanggung Kartu Jakarta Sehat
Tanggal: Monday, 10 December 2012
Topik: HIV/AIDS


KOMPAS.com, 07 Desember 2012

Pemerintah provinsi DKI Jakarta menanggung seluruh pembiayaan untuk layanan pencegahan dan pengendalian HIV/AIDS melalui kartu Jakarta Sehat.

Hal tersebut disampaikan oleh Dicky Alsadik, pelaksana program HIV/AIDS Provinsi DKI dalam acara jumpa pers peringatan Hari AIDS Sedunia di Jakarta, Jumat (7/12/12).

"Seluruh pelayanan terkait HIV digratiskan bagi warga Jakarta. Warga cukup datang ke Puskesmas membawa KTP dan Kartu Keluarga, atau kalau tidak punya bisa membawa surat keterangan domisili dari RT," katanya.

Layanan yang ditanggung termasuk tes HIV, konseling, akses obat antiretroviral, sampai program pencegahan HIV dari ibu ke anak (PMTCT) secara gratis.

Khusus untuk program PMTCT, ibu hamil yang terinfeksi HIV akan mendapatkan pemberian susu formula, bantuan operasi caesar gratis, serta pemberdayaan perempuan.

Data Seksi Surveilans Epidemiologi HIV dan AIDS Dinas Kesehatan DKI Jakarta menyebut angka kumulatif orang dengan AIDS di DKI sampai dengan September 2012 tercatat 6.299 orang. Sedangkan jumlah kasus AIDS baru di DKI Jakarta sejak Januari sampai September 2012 ada 649 dengan angka kematian 168 jiwa.

Menurut data Kemenkes tahun 2012, secara kumulatif jumlah kasus AIDS berdasarkan provinsi, DKI Jakarta berada di urutan pertama, diikuti Papua, serta Jawa Timur.

Dalam peringatan Hari AIDS Sedunia, Komisi Penanggulangan AIDS Provinsi Jakarta akan menggelar berbagai kegiatan di Silang MOnas, Jakarta pada 9 Desember 2012. Berbagai kegiatan yang bisa diikuti antara lain pemeriksaan kekebalan tubuh (CD4), pemeriksaan jumlah virus HIV, konseling, hingga penyebaran informasi mengenai HIV/AIDS.

Sumber: http://health.kompas.com




[ Home | Indeks Kliping ]

Berita ini dari Komunitas AIDS Indonesia - Indonesian AIDS Community
http://www.aids-ina.org
URL berita ini adalah:
http://www.aids-ina.org/modules.php?name=News&file=article&sid=7227