Jumlah Penderita AIDS di Indonesia Stabil
Tanggal: Monday, 10 December 2012
Topik: Narkoba


Berita Satu, 07 Desember 2012

Jumlah kasus AIDS baru di DKI Jakarta sejak Januari hingga September 2012 adalah 649 dengan angka kematian 168 jiwa
.

Jumlah penderita AIDS di Jakarta cenderung stabil selama 2 tahun terakhir, demikian dilaporkan Dicky Alsadik, Penanggungjawab Program HIV AIDS Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Dicky Alsadik, dalam konferensi pers di Jakarta, Jumat (7/12).

Data Seksi Surveilans Epidemiologi HIV dan AIDS Dinas Kesehatan DKI Jakarta menyebut, angka kumulatif orang dengan AIDS hingga September 2012 sebanyak 6.299. Jumlah kasus AIDS baru di DKI Jakarta sejak Januari hingga September 2012 adalah 649 dengan angka kematian 168 jiwa.

Saat ini, DKI Jakarta menempati posisi pertama kasus AIDS di Indonesia, posisi kedua ditempati Papua, dan ketiga Jawa Timur.

"Berdasarkan penyebarannya, paling banyak penduduk dari luar DKI Jakarta. Sedangkan untuk penduduk Jakarta paling banyak Jakarta Timur," tambah dia.

Berdasarkan penyebab penyebarannya, setiap wilayah memiliki cara tersendiri. Seperti di Jakarta Barat, penyebaran virus mematikan itu banyak melalui transmisi seks. Sedangkan untuk Jakarta Selatan dan Pusat melalui jarum suntik.

"Jakarta Utara, Jakarta Timur, dan Kepulauan Seribu merata yakni melalui jarum suntik dan transmisi seks," kata dia.

Untuk pekerjaan paling banyak penderita AIDS adalah karyawan swasta dan ibu rumah tangga.

Dicky mengatakan, ibu rumah tangga rentan terhadap penyebaran HIV, terutama bila pasangan tetapnya berisiko tinggi.

Sumber: http://www.beritasatu.com




[ Home | Indeks Kliping ]

Berita ini dari Komunitas AIDS Indonesia - Indonesian AIDS Community
http://www.aids-ina.org
URL berita ini adalah:
http://www.aids-ina.org/modules.php?name=News&file=article&sid=7231