Siswa SMP Ikuti Cerdas Cermat Tentang AIDS
Tanggal: Monday, 10 December 2012
Topik: Narkoba


KOMPAS.com, 10 Desember 2012

BANJARBARU - Puluhan siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kota Banjarbaru, Banjarmasin, dan Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan mengikuti cerdas cermat tentang Acquired Immune Deficiency Syndrome (AIDS).

Sekretaris Komisi Penanggulangan AIDS Banjarbaru Edy Sampana, Minggu mengatakan, kegiatan yang digelar Sabtu (8/12/2012) di aula Gawi Sabarataan Pemkot Banjarbaru diikuti belasan kelompok siswa SMP dari tiga kota itu.

"Kegiatan yang dilaksanakan dalam rangka memeriahkan Hari AIDS sedunia bekerjasama dengan KPA Kalsel itu mendapat antusiasme siswa terbukti dari belasan kelompok yang mengikuti lomba," ujarnya, Minggu (9/12/2012).

Ia mengatakan, peserta sengaja diarahkan bagi siswa SMP, sehingga mereka mengetahui sejak dini tentang penyakit HIV/AIDS dan bisa berperan dalam mencegah dan penanggulangi penularan penyakit tersebut.

Apalagi, kata dia, materi yang diberikan kepada peserta lomba cerdas cermat berkaitan erat dengan HIV/AIDS baik informasi dasar mengenai penyakit mematikan itu maupun pencegahan, penanggulangan dan pengobatannya.

"Melalui materi lomba peserta bisa mengetahui apa itu penyakit HIV/AIDS, bagaimana penularan sehingga bisa turut berperan dalam upaya mencegah dan menanggulanginya," ungkap dia.

Pemenang lomba berhadiah uang tunai dan piagam itu adalah SMPN 9 Banjarbaru sebagai juara pertama disusul SMP Islam Qardhan Hasan, dan juara tiga SMPN 6 Martapura serta juara harapan SMPN 2 Martapura.

Dikatakan, pengetahuan tentang HIV/AIDS sangat penting bagi masyarakat dan diharapkan diketahui sejak usia dini sehingga penularan bisa dicegah dan ditanggulangi bersama pihak terkait.

"Komisi Penanggulangan AIDS Banjarbaru siap memberikan sosialisasi kepada masyarakat tentang HIV/AIDS dan diharapkan memacu peran aktif masyarakat sehingga bisa mencegah dan menanggulangi penularannya," ujar dia.

Ditambahkan, kasus penderita HIV/AIDS secara kumulatif sejak tahun 2000-2012 di Kalsel terdata sebanyak 276 kasus HIV dan 225 kasus AIDS, sedangkan di Banjarbaru sebanyak 54 kasus yakni 32 HIV dan 22 AIDS.

"Hampir setiap tahun ditemukan adanya kasus baru sehingga kondisi itu harus mendapat perhatian seluruh pihak dan lapisan masyarakat agar terhindar dari penularan penyakit tersebut," katanya.

Sumber: http://edukasi.kompas.com




[ Home | Indeks Kliping ]

Berita ini dari Komunitas AIDS Indonesia - Indonesian AIDS Community
http://www.aids-ina.org
URL berita ini adalah:
http://www.aids-ina.org/modules.php?name=News&file=article&sid=7240