Seminar Warnai Peringatan Hari AIDS Sedunia di Deli Serdang
Tanggal: Tuesday, 11 December 2012
Topik: Narkoba


Harian Analisa, 10 Desember 2012

Lubuk Pakam, Dalam rangka memperingati Hari AIDS sedunia 1 Desember 2012, Dinas Kesehatan Kabupaten Deli Serdang bekerja sama dengan Badan KB dan PP Deli Serdang gelar sosialisasi dan penyuluhan terhadap 300 siswa RSBI SMA Negeri 1, SMA Negeri 2, SMK Negeri 1 dan MAN 1 Lubuk Pakam di aula Cadika Pramuka Jalan Negara Lubuk Pakam,Senin (3/12). Kepala Dinas Kesehatan Deli Serdang dr.H Masdulhag Siregar SpOG (K) MHA selaku narasumber menjelaskan panjang lebar tentang HIV-AIDS dan narkoba serta pemaparan melalui layar video dengan tayangan yang sangat menarik dan jelas.

Dikatakan,HIV-AIDS sekarang ini sudah menunjukkan trend peningkatan yang makin mengkhawatirkan bukan saja dari jumlah kasus tetapi juga dari golongan ataupun kalangan yang menderita penyakit ini ternyata mengalami perubahan demografi yang cukup signifikan.

Di mana kalau dahulu penderita didominasi dari kalangan IDU’s (pemakai narkoba suntik) dan dari kalangan beresiko tinggi yaitu Wanita Pekerja Seks (WPS),waria,gay dan lesbian sekarang berubah ke Ibu Rumah Tangga biasa yang artinya saat ini penyakit ini sudah menjangkiti dan masuk kedalam rumah tangga.

Ini sesuatu yang serius dan salah satu pintu masuk HIV-AIDS adalah dari narkoba terutama yang dengan mempergunakan alat suntik, papar Kadis H Masdulhag Siregar.

Kegiatan diselingi beberapa sesi tanya jawab antara siswa dengan narasumber tentang presentase yang disampaikan serta isi dari tayangan video.

Kadis H Masdulhag Siregar mengaku gembira melihat tingginya atensi siswa dalam mengikuti seminar dan penyuluhan serta dalam memberikan pertanyaan.

Ini memang merupakan salah satu program Dinas Kesehatan dalam penanggulangan HIV-AIDS melalui Program "Aku Bangga Aku Tahu" yaitu program yang dilakukan dengan tujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman yang benar tentang HIV-AIDS terutama pada kalangan pelajar.

Agar mereka bisa mencegah diri mereka tertular penyakit ini, kemudian bisa tahu resiko apa yang terjadi,bisa menghilangkan stigma dan diskriminasi terhadap penderita penyakit ini dan bisa menyebarkan pengetahuan yang benar tentang penyakit ini setidak-tidaknya kepada keluarga sendiri,kata Kadis H Masdulhag Siregar. (sk)

Sumber: http://www.analisadaily.com




[ Home | Indeks Kliping ]

Berita ini dari Komunitas AIDS Indonesia - Indonesian AIDS Community
http://www.aids-ina.org
URL berita ini adalah:
http://www.aids-ina.org/modules.php?name=News&file=article&sid=7244