Permasalahan HIV/AIDS Butuh Atensi Masyarakat
Tanggal: Friday, 21 December 2012
Topik: HIV/AIDS


METRO, 14 Desember 2012

KOTO BARU - Permasalahan HIV/AIDS bukan semata tugas dan kewajiban pemerintah, akan tetapi diperlukan komitmen bersama terutama kepedulian masyarakat.

“Remaja dinilai cukup rentan dan mudah terpengaruh seks bebas dan penyalahgunaan NAPZA, kondisi inilah yang menyebabkan mereka berisiko tertular HIV/AIDS,“ ujar Bupati Solok Drs H Syamsu Rahim di hadapan para SLTP, SLTA se-Kabupaten Solok digedung Sport Hall Gor Batu Tupang, Jumat (14/12).

Diharapkan dengan adanya momentum memperingati hari HIV/AIDS sedunia, Syamsu Rahim mengimbau, kepada kepala sekolah agar dapat melakukan tes urine menjelang pelaksanaan Ujian Akhir Nasional (UAN).

Dan ini lanjutnya, merupakan tanggung jawab semua komponen masyarakat Kabupaten Solok, terutama dalam pemberatasan HIV/AIDS. Di samping itu Sumbar berada di peringkat 13 dari 33 provinsi di Indonesia untuk kasus HIV/AIDS.

Sementara Kabupaten Solok sendiri diperingkat 15 dari 19 kabupaten/ kota di Sumbar dalam peringkat kasus HIV/AIDS.

“Diharapkan masyarakat semakin sadar akan bahayanya AIDS serta menumbuhkan kepedulian akan pentingnya perlindungan perempuan dan anak dari HIV/ADIS. ”Dan mari kita berikan dukungan moril dan materil bagi yang terkena HIV/AIDS,“ papar Syamsu Rahim.

Melalui momentum hari AIDS sedunia ini Syamsu Rahim, ada tindaklanjut dengan upaya nyata dari semua unsur, baik pemerintah, dunia usaha, LSM, organisasi profesi, Ormas, tokoh agama dan unsur masayrakat untuk menyamakan persepsi dan memadukan tekat dalam langkah menanggulangi HIV/AIDS di Kabupaten Solok khususnya dan membawa Kabupaten Solok. (vko)

Sumber: http://posmetropadang.com




[ Home | Indeks Kliping ]

Berita ini dari Komunitas AIDS Indonesia - Indonesian AIDS Community
http://www.aids-ina.org
URL berita ini adalah:
http://www.aids-ina.org/modules.php?name=News&file=article&sid=7262