Sebanyak 676 Meninggal Dunia, Kasus HIV/AIDS Di Jateng Masih Tinggi
Tanggal: Friday, 21 December 2012
Topik: HIV/AIDS


SoloPos, 17 Desember 2012

SEMARANG – Kasus penderita HIV/AIDS di Jateng masih tinggi. Sejak 1993 sampai September 2012 tercatat sebanyak 5.584 kasus, di mana 676 meninggal dunia. Ketua Pelaksana Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Jateng, Rustriningsih, mengatakan pergerakan jumlah kasus HIV/AIDS cenderung meningkat.

“Bila sampai 30 Juni 2012 tercatat sebanyak 5.301 kasus HIV/AIDS, sampai 30 September 2012 meningkat menjadi 5.584 kasus,” katanya di Semarang, Senin (17/12/2012).

Tercatat penderita human immunodeficiency virus (HIV) yakni virus yang menyerang penurunan daya tahan tubuh mencapai 3.012 orang dan penderita acquired immuno deficiency syndrome (AIDS) 2.572 kasus. Dari jumlah penderita HIV/AIDS ini, lanjut Rustri, panggilan Rustriningsih, sebanyak 676 orang atau sekitar 26% meninggal dunia.

“Angka ini yang tercatat di Dinas Kesehatan Jateng, tapi kemungkinan yang tak tercatat jumlahnya jauh lebih besar, karena kasus HIV/AIDS ibaratnya fenomena gunung es,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Rustri yang juga Wakil Gubernur Jateng merasa prihatin meningkatkan kasus HIV/AIDS, karena penderita tak hanya orang dewasa, tapi juga anak-anak. Dari hasil pendataan KPA Jateng tercatat ada sekitar 92 orang anak telah terinfeksi HIV/AIDS.

”Anak-anak ini terinfeksi dari ibunya yang terkena HIV/AIDS,” tandasnya.

Menurut dia, jumlah ibu rumah tangga terkena virus yang belum ada obat bisa menyembuhkan itu sebanyak 463 orang. Terpisah, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Jateng, Anung Sugihantono, mengungkapkan selama Januari-November 2012 tahun ini ditemukan 400 kasus HIV dan 594 kasus AIDS. “Jadi ada 994 kasus baru HIV/AIDS di Jateng. Angkanya masih cenderung tinggi di saat kasus-kasus penyakit lainnya mengalami penurunan jumlah,” beber dia.

Kasus baru HIV/AIDS paling banyak Kota Semarang yakni 110 kasus, disusul Kabupaten Jepara sebanyak 64 kasus, kemudian Kabupaten Sragen sebanyak 59 kasus Kabupaten Cilacap sebanyak 50 kasus, dan Kabupaten Grobogan ada 49 kasus.

Sumber: http://www.solopos.com




[ Home | Indeks Kliping ]

Berita ini dari Komunitas AIDS Indonesia - Indonesian AIDS Community
http://www.aids-ina.org
URL berita ini adalah:
http://www.aids-ina.org/modules.php?name=News&file=article&sid=7266