KPA NTT Sosialisasi Penanggulangan HIV/AIDS
Tanggal: Monday, 21 January 2013
Topik: HIV/AIDS


Metrotvnews.com, 17 JAnuari 2013

Kupang: Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Nusa Tenggara Timur bersama populasi kunci di daerah itu melakukan sosialisasi pencegahan dan penanggulangan HIV/AIDS hingga pelosok daerah itu.

Populasi kunci atau orang rawan tertular HIV/AIDS dilibatkan guna memberikan kesaksian mengenai bahaya kasus HIV/AIDS kepada masyarakat.

Populasi kunci yang dilibatkan tersebut yakni Jaringan Orang Terinveksi HIV Indonesia (JOTHI), Forum Komunikasi Waria (FKW), IMOF, Organisasi Perubahan Sosial Indonesia (OPSI), Bunga Karang (Penghuni Lokalisasi Karang Dempel) dan Komunitas Perempuan Populasi Kunci (KOMPAK).

Sekretaris KPA NTT dokter Husein Pancratius di Kupang, Kamis (17/1) mengatakan peserta yang mengikuti sosialisasi belum tahu tentang HIV dan AIDS. Karena itu banyak peserta yang tidak percaya dengan penjelasan yang disampaikan populasi kunci.

Misalnya mereka yang terindentifikasi HIV bisa sehjat dengan rutin mengkonsumsi ob antiretroviral (ARV). Bahkan badannya lebih kekar dan sehat.

"Untuk lebih meyakinkan para peserta sosialisasi, populasi kunci yang diikutsertakan memberi penjelasan tentang HIV/ AIDS karena mereka saksi nyata dari penyakit itu sendiri," kata Husen.

Pelibatan populasi kunci merupakan upaya langsung yang ditempuh KPA NTT guna meyakinkan publik bahwa berbagai upaya yang dilakukan selama ini tidak sebatas hayalan.

Semua masalah kesehatan masyarakat bisa diambil alih, tetapi khusus untuk HIV dann AIDS butuh advokasi. Menurutny kegiatan advokasi sangat sulit dilakukan karena wilayah NTT terdiri dari pulau-pulau.

Karena itu dukungan pemerintah kabupaten dan kota terhadap suksesnya sosialisasi sangat diharapkan.

"HIV dan AIDS harus menjadi gerakan dari tingkat kecamatan sampai desa-desa dengan melibatkan para kader posyandu," ujar Husein. (Palce Amalo/OL-10)

Sumber: http://www.metrotvnews.com




[ Home | Indeks Kliping ]

Berita ini dari Komunitas AIDS Indonesia - Indonesian AIDS Community
http://www.aids-ina.org
URL berita ini adalah:
http://www.aids-ina.org/modules.php?name=News&file=article&sid=7311