Wow, 80.000 Pria “Jajan” di Lokalisasi Bali Setiap Tahun
Tanggal: Monday, 21 January 2013
Topik: Narkoba


SoloPos, 20 Januari 2013

DENPASAR – Ada fakta yang cukup mencengangkan dari pulau wisata andalan Tanah Air, Bali. Sekitar 80.000 pria “jajan” di beberapa lokalisasi di Pulau Dewata.

Ini adalah hasil penelitian Fakultas Kedokteran Universitas Udayana. “Dari jumlah tersebut 50 persen di antaranya adalah mereka yang sedang jalan-jalan atau berlibur di Bali dan selebihnya adalah warga Bali atau mereka yang sudah menetap di Bali. Penelitian ini hanya berlaku di lokalisasi terkenal di Pulau Dewata,” kata Pakar Epidemologi Fakultas Kedoteran Universitas Udayana Denpasar Prof Dr Dewa Nyoman Wirawan, Minggu (20/1/2013).

Ia juga mengatakan, saat ini pihaknya belum membidik tempat penelitian lain, seperti panti pijat, kafe, tempat hiburan malam seperti karaoke dan sejenisnya.

“Dengan angka tersebut menunjukkan kalau penularan HIV/AIDS sangat berpotensi di Pulau Dewata,” katanya.

Menurut Wirawan, penelitian dilakukan dengan cara melakukan wawancara terhadap pekerja seks komersil.

Dari pelanggan yang ada, kata dia, hanya 30% pelanggan yang menggunakan kondom dan sisanya tidak menggunakan kondom dengan alasan lupa, tidak enak saat berhubungan dan sebagainya.

“Kondisi seperti ini yang sangat memprihatinkan karena target kita adalah 80 persen harus menggunakan kondom saat berhubungan seksual berisiko untuk mengurangi risiko penularan HIV/AIDS. Namun yang terjadi adalah pelanggan yang menggunakan kondom hanya 30 persen. Ini berarti risiko tertular HIV/AIDS sangat besar di Bali,” katanya.

Wirawan menjelaskan, metode survei ini menggunakan pola pertanyaan yang sama di seluruh dunia. Ada dua pertanyaan untuk pelanggan atau laki-laki dan dua pertanyaan untuk PSK.

Semua pertanyaan itu sama di seluruh dunia. Pertanyaan untuk pelanggan, adalah apakah Anda tadi saat membeli seks menggunakan kondom dan apakah Anda setiap kali beli seks selalu pakai kondom?

Sedangkan untuk PSK, kata wirawaan, pertanyaannya adalah apakah tamu terakhir Anda menggunakan kondom dan apakah dalam melayani tamu selalu memakai kondom?

Dikatakan, bila target untuk mengurangi risiko jika penggunaan kondom sebanyak 80%, namun fakta hanya 30% yang menggunakan kondom. Kemungkinan ada 1.000 orang laki-laki tertular HIV/AIDS per tahun.

“Prevalensi HIV/AIDS di lokalisasi di Sanur, Kota Denpasar atau probabilitas tertular sebanyak 1,6%. Sedangkan PSK, sampai dengan tahun 2011 ada 19%,” katanya. (Antara/sae)

Sumber: http://www.solopos.com




[ Home | Indeks Kliping ]

Berita ini dari Komunitas AIDS Indonesia - Indonesian AIDS Community
http://www.aids-ina.org
URL berita ini adalah:
http://www.aids-ina.org/modules.php?name=News&file=article&sid=7317