Awas, 25 Persen PSK di Bali Terinfeksi HIV/AIDS!
Tanggal: Monday, 21 January 2013
Topik: HIV/AIDS


KOMPAS.com, 20 Januari 2013

DENPASAR — Penularan virus HIV/AIDS di Pulau Dewata melalui hubungan seksual terbilang tinggi. Data dari Dinas Kesehatan Provinsi Bali, 75 persen cara penularan HIV/AIDS di Bali adalah melalui hubungan heteroseksual, 11 persen homoseksual, sementara melalui penularan lain seperti jarum suntik hanya di bawah 10 persen.

Perilaku seks yang tidak sehat khususnya di lingkungan prostitusi memengaruhi cepatnya penyebaran HIV/AIDS di Bali. Menurut Ketua Kelompok Kerja (Pokja) Perencanaan, Monitoring, dan Evaluasi KPA Prov Bali, Prof I Dewa Nyoman Wirawan, jumlah pekerja seks komersial (PKS) di Bali yang terinfeksi HIV/AIDS sudah mencapai 25 persen.

Jumlah PSK di Bali saat ini tercatat sekitar 8.000 orang dan dibagi menjadi dua kategori, yakni langsung dan tidak langsung. "Yang langsung dalam artian pekerjaannya hanya sebagai PSK sekitar 3.000 orang, sementara yang tidak langsung mereka yang bekerja di kafe, bar, spa, salon, dan sesekali 'melayani' tamu ada 5.000 orang," ujar Wirawan saat menjadi pembicara dalam media briefing Komunitas Jurnalis Peduli AIDS (KJPA) Bali, di Denpasar, Sabtu (19/1/2012) kemarin.

Dari 25 persen PSK yang terinfeksi HIV, 20 persen adalah PSK kategori langsung, sementara 5 persen untuk kategori tidak langsung. Untuk menekan penularan HIV/AIDS di kalangan PSK, Wirawan saat ini gencar mengampanyekan seks sehat dengan menggunakan kondom.

Sumber: http://regional.kompas.com




[ Home | Indeks Kliping ]

Berita ini dari Komunitas AIDS Indonesia - Indonesian AIDS Community
http://www.aids-ina.org
URL berita ini adalah:
http://www.aids-ina.org/modules.php?name=News&file=article&sid=7318