Pria tewas loncat dari Flyover Pasar Rebo depresi kena AIDS
Tanggal: Thursday, 07 February 2013
Topik: Narkoba


Merdeka.com, 07 Februari 2013

Identitas dan motif bunuh diri pria muda yang loncat dari Flyover Pasar Rebo, Senin (4/2) lalu, terkuak. Korban berinisial AT (36), dia nekat mengakhiri hidupnya karena depresi terjangkit virus HIV/AIDS.

"Korban mengidap penyakit HIV, sudah sejak lama, dia depresi mungkin karena tak kunjung sembuh, yang akhirnya nekat bunuh diri," ujar Kepala Unit Reserse Kriminal Kepolisian Sektor Ciracas Ajun Komisaris Jupriono saat dihubungi wartawan, Kamis (7/2).

Jupriono mengatakan, korban merupakan pasien Rumah Sakit Polri Bhayangkara Raden Said Sukanto, Kramat Jati. Menurut Jupriono, tanpa diketahui keluarga dan dokter rumah sakit, korban nekat keluar dari ruangan perawatan.

"Yah dia keluar diam-diam dari ruang perawatan, hingga ke flyover, dan loncat. Sedangkan jasad korban langsung dibawa sama pihak keluarga untuk dimakamkan," ujar Jupriono.

Sebelumnya diberitakan, Pria yang diperkirakan berusia 25 tahun tewas secara mengenaskan usai loncat dari Flyover Pasar Rebo, Jakarta Timur. Jenazah ditemukan warga sekitar pukul 07.00 WIB. "Tukang sapu jalan yang pertama kali nemuin namanya Surya, begitu melihat ada mayat dia langsung melapor," ujar Kapolsek Ciracas Kompol Sutardi saat dihubungi wartawan, Senin (4/1).

Sutardi mengatakan pihaknya tidak menemukan identitas korban dalam pemeriksaan. Ciri-ciri korban dengan tinggi badan sekitar 160 cm, dengan mengenakan baju kaos oblong berwarna biru dan celana jeans panjang.

Sumber: http://www.merdeka.com




[ Home | Indeks Kliping ]

Berita ini dari Komunitas AIDS Indonesia - Indonesian AIDS Community
http://www.aids-ina.org
URL berita ini adalah:
http://www.aids-ina.org/modules.php?name=News&file=article&sid=7348