Penderita AIDS di Lingkup TNI Meningkat
Tanggal: Monday, 18 February 2013
Topik: Narkoba


JPNN.com, 16 Februari 2013

SORONG – Danrem 171/PVT, Brigjen TNI Pandji Suko Hari Judho mengatakan penyakit HIV/AIDS merupakan masalah penting dalam dunia kesehatan dan sosial kemasyarakatan. Apalagi saat ini, penyakit yang meneyrang daya tahan tubuh manusia ini belum ditemukan obatnya dan berdampak luas.

Jenderal pemilik bintang satu itu mengakui kasus HIV/AIDS yang dilaporkan dari tahun ke tahun terus meningkat. Ia lantas mengutip laporan Dirjen P2PL Kementerian Kesehatan RI yang hingga 30 Juni 2010 telah tercatat 21.770 kasus AIDS di Indonesia, 4.128 diantaranya telah meninggal dunia.

”Jumlah kasus sesungguhnya tentu jauh lebih besar dari yang dilaporkan mengingat adanya fenomena gunung es,” kata Pandji di sela-sela sambutannya pada acara pemahaman terhadap penyakit AIDS.

Pandji mengatakan TNI sebagai salah satu sub populasi penduduk Indonesia, tentu tidak terlepas dari permasalahan yang ada. ”Kasus HIV/AIDS di lingkungan TNI dari tahun ke tahun juga terus meningkat. Kasus HIV/AIDS dilingkungan TNI hingga 30 Juni 2010 tercatat 658 kasus dimana 179 diantaranya telah meninggal dunia. Data tersebut tentu sudah termasuk beberapa kasus pada anggota TNI yang berasal dari daerah Papua Barat. Peningkatan kasus tersebut bila tidak ditangani secara komprehensif, akan berpengaruh terhadap kesiapan TNI dalam melaksanakan tugas pokoknya,” katanya.

Dijelaskan pula Pandji, permasalahan HIV/AIDS sangat erat kaitannya dengan aspek perilaku, sehingga penanganannya tidak bisa hanya dilakukan oleh personel atau satuan kesehatan saja, tetapi harus melibatkan berbagai sektor. ”Sosialisasi ini salah satu tujuannya adalah untuk membekali para Perwira, Bintara, Tamtama dan PNS agar memiliki pemahaman yang benar tentang HIV dan AIDS, sehingga dapat menghindari dan mencegahnya," pungkasnya. (ans/awa/jpnn)

Sumber: http://www.jpnn.com




[ Home | Indeks Kliping ]

Berita ini dari Komunitas AIDS Indonesia - Indonesian AIDS Community
http://www.aids-ina.org
URL berita ini adalah:
http://www.aids-ina.org/modules.php?name=News&file=article&sid=7373