Wagub : HIV dan AIDS Bukan Semata-mata Masalah Kesehatan
Tanggal: Thursday, 28 February 2013
Topik: HIV/AIDS


SoloPos, 27 Februari 2013

Wakil Gubernur DIY Sri Paduka Paku Alam IX menyatakan, masalah HIV dan AIDS cepat atau lambat menyentuh hampir semua aspek kehidupan. “HIV dan AIDS bukan semata-mata masalah kesehatan, tetapi mempunyai implikasi politik, ekonomi, sosial dan hukum.

Demikian pernyataan Wakil Gubernur DIY dalam sambutannya dalam Rapat Koordinasi Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) DIY yang dibacakan Sekretaris KPA DIY Drs. A. Riswanto, MSi Selasa (26/2) di Kompleks Kepatihan Yogyaktarta.

Dalam sambutannya wagub yang juga menjabat sebagai Ketua KPA DIY ini menyatakan, keberhasilan penanggulangan HIV dan AIDS sangat tergantung kemauan politik pada tingkat sebuah negara, dan kesungguhan pemimpinnya. Selain itu diperlukan juga dukungan dari instansi pemerintah, LSM, pihak swasta dan masyarakat.

Hingga saat ini, penanggulangan HIV dan AIDS di DIY masih terkendala masalah pendanaan. Meski demikian, hal itu dapat diatasi dengan menjalin koordinasi antar instansi. Wagub berharap ke depan dapat terbangun komitmen bersama dalam upaya penanggulangan dan pencegahan HIV dan AIDS, khususnya dalam penganggaran.

Senada dengan hal tersebut, Kepala Seksi Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan DIY dr Akhmad Akhadi MPH mengungkapkan, sesuai amanah Perda No 12 tahun 2010 tentang Penanggulangan HIV dan AIDS, serta Pergub No 37 tahun 2012 tentang Pelaksanaan Penanggulangan HIV dan AIDS, penanganan kasus HIV dan AIDS bukan semata-mata tanggungjawab Dinas Kesehatan DIY. “Ada pendelegasian di sektor yang lebih hulu,” terang Akhmad.

Dalam Perda No 12 tahun 2010, pasal 10 ayat 1 menyebutkan semua SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah) dapat lakukan upaya promosi. “ Jadi tugas promosi ini bukan hanya tugas Dishubkominfo,” ujar Akhmad. Sementara pasal 11 ayat 1 menegaskan, upaya promosi di bidang pendidikan menjadi tanggung jawab dinas yang terkait, diantaranya Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga.

Hingga saat ini keanggotaan Komisi Penanggulangan AIDS DIY tak hanya terdiri dari rumahsakit dan LSM yang bergerak dalam bidang pengendalian HIV dan AIDS, namun juga SKPD dan instansi lain di jajaran pemerintah daerah DIY. Sekretaris KPA DIY Riswanto berharap, dengan keterlibatan berbagai pihak ini dapat semakin mendukung program penanggulangan HIV dan AIDS di DIY.

Sumber: http://www.solopos.com




[ Home | Indeks Kliping ]

Berita ini dari Komunitas AIDS Indonesia - Indonesian AIDS Community
http://www.aids-ina.org
URL berita ini adalah:
http://www.aids-ina.org/modules.php?name=News&file=article&sid=7390