135 Kasus AIDS Merebak di TTS
Tanggal: Monday, 04 March 2013
Topik: Narkoba


TRIBUNNEWS.COM, 02 Maret 2013

SOE--Kasus HIV/AIDS di Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) sampai Februari 2012 masih tinggi mencapai 135 kasus. Ada tujuh kasus dari Jauari-Februari 2013. Demikian dijelaskan Pengelola Program pada Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) TTS, Yundri Kolimon, saat ditemui di SoE, Kamis (28/2/2013).

Kolimon bersama stafnya, Charles Mella, yang hendak memasukkan laporan KPA tahun 2012 ke Pemda TTS, mengatakan, kasus HIV/AIDS di Kabupaten TTS masih tinggi karena pemahaman masyarakat terhadap dampak HIV/AIDS masih rendah.

Kolimon mengatakan, tingginya kasus AIDS TTS stadium 3 dan 4 disebabkan masyarakat belum memahami bahaya HIV/AIDS serta upaya penanggulangannya. Selain itu masih terjadi diskriminasi dan preseden buruk terhadap penderita sehingga terjadi penguncilan. "Hal ini membuat masyarakat malu dan takut periksa," tegasnya.

Menurut Kolimon, kasus HIV/AIDS sejak tahun 2007-2012 masih tinggi, mencapai 128 kasus. Dan, tahun 2012 sendiri sebanyak 25 kasus. Menurut dia, dari 128 kasus itu sebanyak 71 orang meninggal dunia, 13 orang tanpa keterangan dan 44 penderita masih hidup yang tersebar pada beberapa kecamatan di TTS.

"Ke-44 penderita ini sebagian menjalani terapi di RSU Kupang, sementara sebagian masih belum siap menerima kenyataan tesebut," katanya. Walau demikian, lanjut Kolimon, berkat kerja keras KPA tahun 2012 mengalami penurunan hingga 25 kasus dari tahun 2011 sebanyak 40 kasus.

Sumber: http://www.tribunnews.com




[ Home | Indeks Kliping ]

Berita ini dari Komunitas AIDS Indonesia - Indonesian AIDS Community
http://www.aids-ina.org
URL berita ini adalah:
http://www.aids-ina.org/modules.php?name=News&file=article&sid=7402