Kasus HIV/AIDS di Kudus Terus Bertambah
Tanggal: Tuesday, 12 March 2013
Topik: HIV/AIDS


Suaramerdeka.com, 08 Maret 2013

KUDUS - Sejak tahun 2009 - awal 2013, kasus HIV/AIDS di Kota Kretek selalu bertambah. Selama periode tersebut, tercatat 123 kasus dan 65 penderita di antaranya meninggal dunia.

Koordinator Kelompok Dampingan Sebaya Kabupaten Kudus, Eni Mardiyanti, mengemukakan hal tersebut kepada Suara Merdeka, Jumat (8/3). Ditambahkannya, penyakit tersebut terpantau di akhir 2012 sebanyak 112 kasus. "Ternyata selalu bertambah dari waktu ke waktu," katanya.

Pembentukan Komisi Penanggulangan HIV/AIDS Daerah (KPAD), diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap penurunan angka kasus HIV/AIDS di Kota Kretek. Hal itu dapat dilakukan melalui sejumlah program khususnya pemberian informasi seputar penyakit mematikan itu serta antisipasi yang perlu dilakukan.

Menurutnya, untuk mengurangi penularan HIV/AIDS butuh kerja sama sejumlah pihak, termasuk Pemda setempat. Hal yang tidak kalah penting dilakukan yakni dukungan anggaran maupun tenaga dalam meningkatkan kesadaran masyarakat untuk ikut berperan serta memberantas penularannya. "Misalnya lewat sosialisasi secara berkelanjutan maupun dalam memberikan pendampingan terhadap penderita," ujarnya.

Dia berharap melalui pemberian pemahaman seperti itu, masyarakat yang semakin paham tidak lagi bersikap diskriminasi terhadap penderita HIV/AIDS. Langkah bijak yang diharapkan dilakukan yakni menjauhi virusnya lewat pola hidup sehat dan tidak melakukan hubungan seks berisiko. "Kondisi seperti itu yang diharapkan dapat dilakukan masyarakat," jelasnya.

Disinggung soal kasus yang terdeteksi tahun ini, dia menyebut 27 kasus. Ironisnya, hanya sebagian pasien yang dapat didampingi. Kondisi tersebut tidak terlepas dari keterbatasan jumlah relawan.

Langkah yang dapat dilakukan misalnya dengan mengoptimalkan peran Badan Pemberdayaan Masyarakat Perempuan dan Keluarga Berencana Kudus dalam pencegahan penularan virus mematikan tersebut.

"Kegiatan sosialisasi terhadap upaya pencegahan penularan HIV/AIDS yang seharusnya menjadi tanggung jawab pemerintah, hingga kini masih tergolong minim," ungkapnya.

Sumber: http://www.suaramerdeka.com




[ Home | Indeks Kliping ]

Berita ini dari Komunitas AIDS Indonesia - Indonesian AIDS Community
http://www.aids-ina.org
URL berita ini adalah:
http://www.aids-ina.org/modules.php?name=News&file=article&sid=7417