Terindikasi, 3 Penderita HIV/Aids
Tanggal: Tuesday, 19 March 2013
Topik: HIV/AIDS


METRO, 15 Maret 2013

BALAI KOTA - Penyebaran penyakit HIV/Aids perlu mendapat perhatian bagi seluruh masyarakat dan Pemko Solok. Sebab, dari data yang ada, penyebaran penyakit yang mematikan ini sudah terindikasi di Kota Solok.

Dalam pertemuan Komisi Penanggulangan Aids Kota Solok dengan Komisi Penanggulangan Aids Nasional (KPAN) dan Komisi Penanggulangan Aids Provinsi (KPAP) Sumbar, Kamis (14/3), terungkap di Kota Solok terhitung tahun 2006 hingga 2012 terdapat 24 kasus penyakit HIV/Aids.

Dari 24 kasus HIV/Aids yang ditemukan di Kota Solok, 11 orang penderita positif HIV/Aids telah meninggal dunia. Namun, menurut Suryadi Nurdal selaku Ketua Komisi Penanggulangan Aids Kota Solok, masih terdapat 13 kasus HIV/Aids yang perlu ditangani.

Bahkan, dalam rentang waktu 4 bulan belakangan ini yakni Desember 2012 s/d Maret 2013 ditenggarai jumlah penderita HIV/Aids sudah bertambah sebanyak 3 orang. ”Karena sangat berbahayanya penyakit ini, Pemko Solok dan KPA Kota Solok harus segera mengantisipasi supaya tidak meluasnya penyakit HIV/AIDS ini,” ujar Suryadi.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Solok Junaidi MKes mengatakan, KPA harus menyosilisasikan kepada masyarakat bahwa HIV/AIDS tersebut hanya bisa ditularkan melalui sex bebas, jarum suntik yang tidak steril, transfusi darah, cairan vagina, ASI dan cairan sperma.

Menyadarkan masyarakat akan perlindungan diri terhadap penularan penyakit HIV/Aids dari prilaku buruk lanjutnya merupakan salah satu langkah yang efektif. Namun, bukan berarti harus menyingkirkan atau mengucilkan pendeerita HIV/Aids karena mereka butuh dukungan untuk melawan penyakit yang mematikan itu. “Perlu diketahui, kalau ada yang yang bilang bahwa HIV/AIDS ini bisa menular melalui keringat, air liur atau handuk dan yang lainnya itu semua tidak benar,” ujar Junaidi. (vko)

Sumber: http://posmetropadang.com




[ Home | Indeks Kliping ]

Berita ini dari Komunitas AIDS Indonesia - Indonesian AIDS Community
http://www.aids-ina.org
URL berita ini adalah:
http://www.aids-ina.org/modules.php?name=News&file=article&sid=7426