Jumlah Penderita AIDS di Banjar Meningkat
Tanggal: Thursday, 21 March 2013
Topik: Narkoba


KOMPAS.com, 21 Maret 2013

MARTAPURA — Jumlah penderita penyakit AIDS di wilayah Kabupaten Banjar, Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), dalam dua tahun terakhir ini meningkat.

Hal tersebut terungkap dalam rapat koordinasi, yang digelar Komisi Penanggulangan AIDS Daerah (KPAD) Kabupaten Banjar bersama instansi terkait di Aula STAI Darussalam, Martapura, Rabu.

Sekretaris KPAD Kabupaten Banjar Hamdi menyebutkan, terjadi peningkatan penderita AIDS cukup signifikan di wilayah tersebut yang asalnya satu orang saja di tahun 2011. "Penderita AIDS menjadi delapan orang di tahun 2012," kata Hamdi, Rabu (20/3/2013).

Rakor yang dibuka Wakil Bupati Banjar H Ahmad Fauzan Saleh ini bertujuan lebih mempererat kerja sama para pemangku kepentingan dalam mensosialisasikan kesadaran masyarakat terhadap penanggulangan penyakit AIDS.

Fauzan Saleh menyatakan kondisi ini merupakan fenomena gunung es. Sebab bila sosialisasi digencarkan, akan semakin banyak kondisi penderita AIDS yang akan diketahui. "Jangan pesimis," tambahnya.

Itu artinya kesadaran masyarakat terhadap penanggulangan AIDS semakin bertambah. Dengan begitu, diharapkan stigma yang selama ini tertanam dibenak masyarakat yaitu pengucilan penderita HIV/AIDS akan semakin berkurang.

Wakil Bupati Fauzan Saleh sangat berterima kasih terhadap kegiatan KPAD Banjar yang paling aktif mengadakan kegiatan seputar penanggulangan AIDS di Kalsel.

Kegiatannya melibatkan sekolah, perusahaan tambang dan perkebunan, instansi pemerintah, bahkan pemilik warung "remang-remang" pun diajak dialog terkait penanggulangan AIDS.

Sumber: http://regional.kompas.com




[ Home | Indeks Kliping ]

Berita ini dari Komunitas AIDS Indonesia - Indonesian AIDS Community
http://www.aids-ina.org
URL berita ini adalah:
http://www.aids-ina.org/modules.php?name=News&file=article&sid=7444