WN Jepang Diduga Idap HIV/AIDS Kencani ABG
Tanggal: Wednesday, 27 March 2013
Topik: HIV/AIDS


Metrotvnews.com, 26 Maret 2013

Denpasar: Seorang WN Jepang diduga mengidap HIV/AIDS.

Namun yang lebih mengerikan, WN Jepang berinisial MT tersebut sering berkencan dengn ABG dan bahkan terlibat dalam jual beli ABG kepada para lelaki hidung belang lainnya.

Saat ini MT di Jembrana Bali tepatnya di sebuah vila di Desa Perancak Kecamatan Negara, Jembrana.

Aksi MT ini mulai terendus, setelah pengakuan seorang gadis ABG yang pernah dikencaninya.

Siswi mengaku menjadi korban nafsu bejat pelaku yang disebut-sebut dekat kalangan pejabat di kabupaten berjuluk Bumi Makepung itu.

Lewat pendampingan Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Bali yang prihatin atas nasibnya, perempuan itu mau bercerita. Apalagi, dia mulai diliputi kecemasan bakal tertular penyakit berbahaya itu.

Siswi itu tidak lagi bersama MT, lantaran kehadiran gadis ABG lain. Anak baru itu tidak lain adalah teman sekolahnya sendiri.

"Dari laporan yang saya terima, dua anak ini cukup dekat berhubungan dengan MT," ujar Ketua Komnas Perlindungan Anak Arist Merdeka Sirait dihubungi, Selasa, (26/3).

Yang membuat miris, tenaga ahli bisnis sebuah perusahaan di Jembaran itu, mampu menaklukkan para ABG di desa, dengan iming-iming sejumlah uang dan barang mewah lainnya seperti hanphone.

Tidak hanya dengan korban, MT dikenal royal kerap menebar uang dalam jumlah besar, kepada warga bahkan pejabat setempat. Hal inilah yang kemudian, menyebabkan ulah MT tidak ada yang berani menyentuh dan dibiarkan bebas beraksi.

Menurut Aris, saat ini pihaknya baru sebatas melakukan penelusuran terlebih dahulu dengan mengumpulkan data dan fakta di lapangan.

Dalam waktu dekat dia akan menemui pihak terkait seperti kepolisian dan pemerintahan di Kabupaten Jembrana, guna berkoordinasi dalam menangani kasus yang cukup menghebohkan warga itu. (Arnoldus Dhae)

Sumber: http://www.metrotvnews.com




[ Home | Indeks Kliping ]

Berita ini dari Komunitas AIDS Indonesia - Indonesian AIDS Community
http://www.aids-ina.org
URL berita ini adalah:
http://www.aids-ina.org/modules.php?name=News&file=article&sid=7458