300 orang periksa VCT, 31 orang positif HIV/AIDS
Tanggal: Friday, 12 April 2013
Topik: HIV/AIDS


Waspada Online, 11 April 2013

MEDAN
- Konselor Klinik Voluntary Counseling and Testing (VCT) RSU Pirngadi Medan (RSPM), Indah Kumala, menerangkan bahwa sejak Januari hingga Maret 2013 ada 300 orang datang memeriksakan diri ke VCT RSPM terkait penyakit HIV/AIDS, dan dari jumlah tersebut, sebanyak 31 orang positif menderita penyakit HIV. Hal tersebut disampaikan Indah Kumala di Medan, hari ini.

Indah menambahkan bahwa dari tahun ke tahun memang masih mengalami peningkatan. Hal ini terjadi karena kurangnya pendidikan tentang HIV dan AIDS , khususnya bagi masyarakat yang tinggal di pedesaan,” katanya.

Ketika melakukan sosialisasi ke daerah bersama beberapa anggota DPRD, lanjut Indah, diketahui kalau pengetahuan tentang penyakit tersebut sangat minim, yang dibuktikan dari pertanyaan-pertanyaan yang dilontarkan masyarakat.

“Saya heran, mengapa banyak warga desa yang tidak mengerti, padahal sosialisasi sudah banyak dilakukan, tetapi buktinya ketika saya ikut reses bersama anggota dewan ke pedesaan banyak juga yang belum tahu. Jadi, saya pun kaget, bahkan masyarakat di situ sudah bisa dibilang kelas menengah,” imbuhnya.

Menurut Indah, hal tersebut juga disebabkan karena adanya ketakutan-ketakutan dari sebagian masyarakat. “Kita pernah buat program sistem mobile dengan datang ke lokasi-lokasi, namun pemilik cafe ketakutan. Padahal kita hanya mau sosialisasi saja, bahwa mereka yang suka berganti pasangan harus periksakan diri, agar dikonseling. Padahal semua gratis, obat gratis, semua gratis. Nah ini karena stigma tadi,” jelasnya.

Sementara itu Project Officer Global Fund Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara, Andi Ilham Lubis, menyebutkan bahwa sampai saat ini kasus HIV/AIDS masih cenderung meningkat, bahkan pihaknya mengestimasikan sebanyak 6.000 kasus dan meningkatnya kasus ini bukan karena tidak ada penanganan dari kami. Bahkan sampai saat ini, kami terus berupaya untuk menemukan kasusnya, karena penyakit ini perjalanannya lama sehingga orang-orang HIV itu harus segera ditemukan untuk menjalani konseling,” ujarnya.

Dewasa ini, kata Andi, orang dengan HIV dan AIDS didominasi oleh usia produktif 19 sampai 40 tahun. “Jumlah kumulatif HIV/AIDS menurut jenis kelaminnya didominasi oleh pria, yakni laki-laki sebanyak 2.987 dan perempuan sebanyak 1.010 orang, "tambahnya.

Untuk faktor risiko penularan, lanjutnya lagi, didominasi oleh hubungan seksual dan penggunaan jarum suntik secara bergantian di kalangan pengguna narkotika. “Kalau faktornya yah karena hubungan seksual, narkoba dan penularan ke janin, " tandasnya

Sumber: http://www.waspada.co.id




[ Home | Indeks Kliping ]

Berita ini dari Komunitas AIDS Indonesia - Indonesian AIDS Community
http://www.aids-ina.org
URL berita ini adalah:
http://www.aids-ina.org/modules.php?name=News&file=article&sid=7514