55 Warga Kota Cirebon Meninggal Akibat AIDS
Tanggal: Friday, 12 April 2013
Topik: Narkoba


PRLM, 11 April 2013

CIREBON - Hingga April 2013 ini, sedikitnya 55 warga Kota Cirebon meninggal akibat infeksi HIV-AIDS. Jumlah kematian akibat AIDS tersebut mencapai 10 % dari total orang dengan HIV-AIDS (ODHA) yang jumlahnya sekitar 560 kasus.

Kematian puluhan warga akibat virus yang menyebabkan penurunan daya tahan tubuh itu, menambah panjang daftar kematian akibat HIV-AIDS.

Jumlah tersebut bahkan dipastikan bukan jumlah kematian dan ODHA yang sesungguhnya. Jumlah sesungguhnya, dipatikan lebih besar lagi.

"Fenomena ODHA kan ibarat gunung es, yang tercatat hanya sebagian kecil dari jumlah yang tidak tercatat," kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Cirebon, Eddy Sugiarto.

Dia menyatakan, Dinkes telah melakukan upaya, baik berupa pencegahan maupun penanggulangan.

"Upaya sudah kami lakukan baik sosialisasi hingga penanganan di puskesmas. Semua kalangan masyarakat pun diminta mendukung dan membantu," tegasnya.

Sementara itu, Sekretaris Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kota Cirebon, Sri Maryati menyebutkan sampai dengan 2012 sebanyak 48 orang meninggal akibat infeksi HIV-AIDS.

"Salah satu faktor penyebab tingginya penularan HIV yakni tingginya tingkat mobilitas pekerja atau buruh," kata dia.

Dikatakannya, penyalahgunaan narkoba, khususnya jenis suntik menjadi faktor utama meningkatnya penularan HIV di kalangan pekerja/buruh.

"Lebih dari 70% pengidap HIV-AIDS berusia produktif," jelasnya. Faktor lain yakni tingkat pemahaman dan akses informasi serta layanan terkait HIV yang kurang. (A-92/A-26)***

Sumber
: http://www.pikiran-rakyat.com




[ Home | Indeks Kliping ]

Berita ini dari Komunitas AIDS Indonesia - Indonesian AIDS Community
http://www.aids-ina.org
URL berita ini adalah:
http://www.aids-ina.org/modules.php?name=News&file=article&sid=7515