Penderita HIV/AIDS Meninggal di RSUD Selasih Pelalawan
Tanggal: Tuesday, 16 April 2013
Topik: HIV/AIDS


Keganasan HIV/AIDS kembali merengut korban jiwa. Seorang warga Pelalawan yang positif terjangkit tewas di RSUD Selasih Pangkalan Kerinci.

Riauterkini, 16 April 2016

PANGKALANKERINCI - Seorang warga Pelalawan, Selasa pagi (16/4/13) menghembuskan nafas terakhirnya di RSUD Selasih Pangkalan Kerinci. Korban dibawa berobat oleh pihak keluarga dua hari yang lalu atau sejak Ahad (13/4/13). Namun kondisi fisiknya kian memburuk dan menghembuskan nafasnya pagi tadi.

Akibat kejadian ini, tentunya menambah catatan buruk, penderita AIDS hingga HIV dikabupaten Pelalawan. Sepanjang sebulan terakhir ini, RSUD milik pemerintah kabupaten Pelalawan sudah merawat setidaknya sembilan orang pasien. Tujuh orang diantaranya, menderita AIDS dan dua orangnya lagi positif HIV.

Informasi yang dirangkum riauterkini dari berbagai sumber di RSUD Selasih Pangkalan Kerinci, pasien yang meninggal tersebut berasal dari Kecamatan Teluk Meranti. Meskipun riauterkini, sudah mengantongi nama korban berjenis kelamin pria ini. Namun dengan alasan kepentingan dampak sosial riauterkini tidak bersedia menulis nama korban.

Ketika riauterkini, keluarga korban sudah berkemas-kemas, membawah jenazah korban dengan menggunakan ambulan ke Kecamatan Teluk Meranti.

Kabid Pelalawan Medik, RSUD Selasi dr Ahmad Krinen ketika ditemui diruangannya, tidak banyak berkomentar terkait pasien penderita AIDS tersebut. Ia menjelaskan, bahwa penderita HIV dikabupaten Pelalawan sudah diambang batas kewajaran.

Menurutnya, jika kita lihat setiap tahunya, angka penderita virus mematikan ini dikabupaten Pelalawan cukup mengkwatir. Untuk itu, perlu menjadi perhatian serius dari Pemerintah Daerah.

"Melihat datanya, sudah cukup menkwatirkan. Ini tentunya perlu di antisipasi. Sebulan ini saja, sudah 9 orang yang terjangkit," tandasnya.***(feb)

Sumber
: http://www.riauterkini.com




[ Home | Indeks Kliping ]

Berita ini dari Komunitas AIDS Indonesia - Indonesian AIDS Community
http://www.aids-ina.org
URL berita ini adalah:
http://www.aids-ina.org/modules.php?name=News&file=article&sid=7532