Alicia Keys, Peduli pada Wanita dengan HIV/AIDS
Tanggal: Thursday, 18 April 2013
Topik: HIV/AIDS


Liputan6.com, 17 April 2013

New York: Penyanyi RnB, Alicia Keys, beberapa waktu lalu terlihat mengunjungi United Medical Centre, untuk memberikan edukasi dan berbagi pengalaman dengan bersama orang dengan HIV/AIDS (ODHA).

Dalam kesempatan kali itu, solois yang sempat menyambet Grammy Awards ini bicara banyak soal ketakutan dan stigma yang terkait dengan virus mematikan tersebut.

Keys yang telah melakukan perjalanan ke Afrika dan India, untuk bertemu dengan para wanita ODHA ini mengatakan, ia merasa terhubung dengan para wanita yang ada di negara tersebut. "Mereka tampak seperti kakak saya. Atau mereka bisa menjadi bibi saya, dan mereka bisa menjadi sepupu saya," katanya seperti dilansir Fox News, Rabu (17/4/2013).

Keys bekerja sama dengan Kaiser Family Foundation, untuk melakukan kampanye HIV/AIDS yang diluncurkan pada bulan Maret 2013. Kampanye ini dilakukan untuk mendidik para wanita ODHA tentang HIV dan memberi bantuan proyek-proyek swadaya masyarakat yang melakukan kampanye tersebut.

Menurut data Kaiser, satu dari 1,1 juta orang yang hidup dengan HIV di Amerika Serikat adalah wanita.

Kampanye ini sendiri dilakukan melalui iklan layanan masyarakat, media sosial dan program komunitas. Hal ini mendorong wanita untuk belajar tentang HIV/AIDS, bicara dengan teman dan kerabat untuk melindungi diri dan orang yang dicintai. Serta diuji, untuk mencegah penyebaran penyakit dan tetap melakukan pengobatan.

Dalam sesi itu, wanita berkulit hitam manis ini memberi bantuan sebesar 25.000 dolar Amerika (Rp 242 juta) untuk proyek-proyek serupa di tingkat masyarakat yang berfokus pada wanita dan HIV.

Keys mendapat dukungan penuh dari segala golongan tak terkecuali, penasihat senior di Gedung Putih, Amerika Serikat, Valerie Jarret.

Valerie pernah bekerja sama dengan Keys pada tahun 2012. Ia pun sangat mendukung apa yang dilakukan Keys. "Apa yang dilakukan Keys sekarang benar-benar menyoroti bagaimana setiap orang dapat memainkan peran dalam hal ini," katanya.

Kampanye ini dijadwalkan berlangsung selama lima tahun dan menerbitkan laporan tahunan tentang pengalaman wanita ODHA dan memaparkan banyak hal tentang perubahan budaya, pendidikan, kesalahpahaman, dan stigma yang terkait dengan penyakit tersebut.

Sumber: http://health.liputan6.com




[ Home | Indeks Kliping ]

Berita ini dari Komunitas AIDS Indonesia - Indonesian AIDS Community
http://www.aids-ina.org
URL berita ini adalah:
http://www.aids-ina.org/modules.php?name=News&file=article&sid=7535