PSK lokalisasi Sunan Kuning terindikasi positif HIV/AIDS
Tanggal: Monday, 29 April 2013
Topik: HIV/AIDS


LENSAINDONESIA.COM, 27 April 2013

Selama Januari - April 2013, telah ditemukan Pekerja Seks Komersial (PSK) di wilayah Kota Semarang positif terjangkit inveksi HIV/AIDS. Temuan itu merupakan kasus yang segera diantisipasi karena bisa diperkirakan akan terus meningkat.

Direktur LSM Griya Asa, dr. Bambang Darmawan, dalam keterangannya menyatakan temuan kasus PSK positif HIV/AIDS itu terjadi pada PSK di kawasan Argorejo, Sunan Kuning, Semarang.

Baca juga: Menkes kampanye program `Aku Bangga Aku Tahu` dan Pemkot Surabaya Dianggap Tak Serius Tangani PSK

Lebih lanjut Bambang menambahkan jumlah kasus PSK terinveksi HIV/AIDS dari tahun ke tahun di Kota Semarang semakin meningkat. Tahun 2012 tercatat ada 13 PSK yang positif HIV/AIDS. “Sementara di tahun 2009-2011 terjadi akumulasi jumlah penderita terinveksi ada sekitar 35 kasus,” terangnya.

Bambang melanjutkan beberapa PSK yang terinveksi positif HIV/AIDS diakuinya masih tetap melakukan operasi dan aktif menjadi PSK. “Kami tidak bisa melarang mereka (PSK) berhenti beroperasi. Kami hanya bisa mendampingi untuk menekan penularan Virus tersebut,” tukasnya.

Selain pendampingan rutin, pihaknya juga melakukan pemeriksaan rutin dan sosialisasi PSK terhadap kewajiban penggunaan kondom. “Langkah ini diharapkan meminimalisir pencegahan penularan HIV/AIDS,” sambungnya.

Sementara itu, dr.Yoga Yulianto, Ketua Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI) Semarang menyatakan banyak faktor penyebab penularan HIV/AIDS, dan harus dicegah terkait sistem penularan penyakit ini.

Dalam catatannya, selain melalui PSK, pihaknya menemukan justru penularan penyakit ini berasal dari pasangan yang merupakan penyebab utama menjangkitnya penyakit HIV/AIDS. “Terbukti angka kasus ibu hamil terinfeksi penyakit HIV /AIDS di Kota Semarang semakin tinggi. Penyebab utamanya justru dari pasangan yang suka jajan,” terangnya.

Pada tahun 2011, lanjutnya tercatat ada 13 ibu hamil yang ditemukan terinfeksi penyakit ini. “Justru di tahun 2012 semakin meningkat, dengan jumlah ibu hamil yang terinfeksi mencapai 28 orang,” tutupnya. @nur

Sumber: http://www.lensaindonesia.com




[ Home | Indeks Kliping ]

Berita ini dari Komunitas AIDS Indonesia - Indonesian AIDS Community
http://www.aids-ina.org
URL berita ini adalah:
http://www.aids-ina.org/modules.php?name=News&file=article&sid=7566