60 Warga Brebes Positif Terjangkit HIV/AIDS
Tanggal: Tuesday, 30 April 2013
Topik: HIV/AIDS


Suaramerdeka.com, 29 April 2013

BREBES - Sebanyak 60 warga di Kabupaten Brebes diketahui positif terjangkit HIV/AIDS. Jumlah itu berdasarkan data rekam Voluntary Counseling Test (VCT) di RSUD Brebes, sejak tahun 2010 hingga saat ini. Bahkan, selama empat bulan terakhir dari Januari hingga April 2013, telah mengalami penambahan penderita sebanyak 13 orang.

"Sejak tahun 2010 sampai sekarang, total penderita HIV/AIDS di Brebes sesuai data VCT RSUD Brebes, tercatat sebanyak 60 orang. Jumlah itu setelah mengalami penambahan pada empat bulan terakhir sebanyak 13 orang," tandas Perawat CSV RSUD Brebes, Alfi selaku nara sumber sosialisasi pencegahan dan penanggulangan HIV/AIDS, yang dilaksanakan SSR NU Jateng Fatayat 1 di Pendapa Kabupaten Brebes, Senin (29/4).

Menurut dia, tingkat penderita HIV/AIDS di Brebes memang tergolong tinggi. Mengingat, penderita tidak hanya orang dewasa, tetapi sudah menjalar ke anak-anak. Dari data yang ada sebanyak 5 anak sudah terjangkit penyakit mematikan tersebut. Bahkan, 3 anak di antaranya kini telah meninggal dunia.

"Rata-rata penderita positif HIV/AIDS adalah kaum ibu rumah tangan. Banyak faktor penyebab ini terjadi. Sedangkan pada anak juga bisa terjangkit melalui Asi atau saat masih dalam kandungan," ujarnya.

Dia mengungkapkan, para penderita yang mayoritas ibu rumah tangga itu kebanyakan tertular dari prilaku yang menularkan. Artinya, mereka bisa menjadi korban prilaku pasangan hidupnya. Namun, tidak mentutup kemungkinan akibat penyalahgunaan narkoba melalui jarum suntik.

Adapun upaya yang dilakukan, pihaknya sebatas memberikan layanan pengobatan dan memberikan dukungan. Menginggat, penyakit tersebut belum bisa disembuhkan. "Kebetulan kami sudah membentuk kelompok dukungan. Dari 60 orang itu, 10 orang kondisi hidupnya sudah optimal," terangnya.

Sumber: http://www.suaramerdeka.com




[ Home | Indeks Kliping ]

Berita ini dari Komunitas AIDS Indonesia - Indonesian AIDS Community
http://www.aids-ina.org
URL berita ini adalah:
http://www.aids-ina.org/modules.php?name=News&file=article&sid=7572