Petanahan Deklarasikan Warga Peduli AIDS
Tanggal: Tuesday, 07 May 2013
Topik: Narkoba


Suaramerdeka.com, 07 Mei 2013

KEBUMEN
- Upaya penganggulangan penyebaran kasus HIV/AIDS di Kabupaten Kebumen tidak hanya dilakukan oleh pemerintah tetapi telah melibatkan masyarakat. Hal itu terlihat dengan dideklarasikan Warga Peduli AIDS (WPA) tingkat Kecamatan Petanahan.

Deklarasi digelar di Gedung KPRI MAS Petanahan, Senin (6/5) dengan dihadiri oleh 200 orang peserta.

Peserta terdiri atas berbagai unsur meliputi tokoh masyarakat, ormas, kader kesehatan, perwakilan SMP, SMA, kepala dan perangkat desa di Kecamatan Petanahan. Sekretaris Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kebumen Siti Nuriatun Fauziyah SAg MSi, Kepala Bidang Yanmed RSUD Kebumen dr Y Tri Prabowo MSc, dan Kepala Bidang Yankes Dinas Kesehatan dr H Pujo Trimakno ikut hadir dalam acara tersebut.

Hadir pula anggota DPRD Kebumen yang cukup serius terhadap persoalan HIV/AIDS. Yakni Ketua Fraksi PKB DPRD Kebumen Ir Sri Hari Susanti MM, anggota Fraksi Partai Golkar Yuniarti Widayaningsih SE dan anggota Fraksi PDI Perjuangan Dian Lestari Subekti Pratiwi SE. Kedatangan para legislator perempuan itu sekaligus mensosialisasikan Peraturan Daerah (Perda) Penanggulangan HIV/AIDS yang telah ditetapkan oleh DPRD Kebumen.

Kepala Puskesmas Petanahan Marlina Indrianingrum SKM MKes mengatakan, kegiatan itu bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat di wilayah Kecamatan Petanahan tertang HIV/AIDS. Selain itu untuk meningkatkan kesadaran masyarakat agar peduli terhadap HIV/AIDS.

Beri Penyuluhan

Dia menyebutkan, kasus HIV/AIDS terus mengalami peningkatan. Di Kecamatan Petanahan kasus HIV/AIDS sampai Maret 2013 tercatat sudah mencapai 18 kasus dengan 10 orang dinyatakan meninggal dunia.

"Melihat banyak kasus tersebut, diperlukan adanya peningkatan pengetahuan HIV/AIDS agar masyarakat mengetahui bahaya, cara penularan dan bagaimana pencegahannya serta apa yang harus dilakukan jika sudah tertular," ujarnya kepada Suara Merdeka di sela-sela acara.

Sekretraris KPA Kebumen Siti Nuriatun Fauziyah mengatakan, setelah dilakukan deklarasi diharapkan para pengurus WPA dapat menjadi kader yang memberikan penyuluhan kepada warga. Diharapkan mereka membuka kesadaran kepada masyarakat terkait penanggulangan HIV/AIDS.

"Intinya bagi yang belum tertular bagaimana agar tidak sampai tertular. Sedangkan bagi yang sudah terkena untuk bisa ditangani dengan baik dan tidak didiskriminasikan," ujarnya.

Ketua Fraksi PKB DPRD Kebumen Ir Sri Hari Susanti MM menyambut baik pembentukan WPA di Kecamatan Petanahan. Sebab penanggulangan HIV/AIDS harus melibatkan masyarakat. "Selain Petanahan, terinformasi kecamatan lain segera menyusul membentuk WPA," ujarnya.

Sumber: http://www.suaramerdeka.com




[ Home | Indeks Kliping ]

Berita ini dari Komunitas AIDS Indonesia - Indonesian AIDS Community
http://www.aids-ina.org
URL berita ini adalah:
http://www.aids-ina.org/modules.php?name=News&file=article&sid=7594