Empat Bulan, Pengidap HIV Bertambah 15 Orang
Tanggal: Tuesday, 14 May 2013
Topik: HIV/AIDS


Kaltim Post, 14 Mei 2013

BALIKPAPAN - Jumlah pengidap HIV/AIDS di Balikpapan terus meningkat. Pada 21 Januari lalu jumlahnya 606 orang. Namun memasuki pekan kedua Mei, jumlahnya mencapai 621 orang atau bertambah 15 orang. Jumlah ini diprediksi bakal terus bertambah karena masih banyak pengidap HIV AIDS yang masih malu dan tidak melaporkan diri ke Dinas Kesehatan.

Sebelumnya, pada November 2012 jumlah pengidap penyakit yang menyerang sistem kekebalan tubuh ini mencapai 575 orang atau meningkat sekitar 80 persen dari tahun sebelumnya sebanyak 300 orang.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Balikpapan, Dyah Muryani, mengatakan, penyebaran HIV/AIDS paling banyak melalui hubungan seksual. “Langkah paling mudah dan murah untuk mencegah penyebaran itu adalah menggunakan kondom. Tapi nyatanya masih banyak yang tidak mau menggunakannya,” ujarnya, kemarin (13/5).

Ia menjelaskan, dari jumlah penderita tersebut didominasi laki-laki dewasa. Tetapi, ada juga 3 orang di antaranya yang masih balita, yang diakibatkan faktor keturunan. Meski demikian, dalam beberapa pekan terakhir tren menunjukkan pertambahan jumlah pengidap HIV didominasi oleh ibu rumah tangga.

Diketahui, jumlah tersebut merupakan akumulasi data sejak 2005 lalu. Tahun ini, setidaknya sudah ada 3 orang meninggal karena virus tersebut. Pengidap HIV/AIDS di Balikpapan, rentan usianya juga semakin muda. Dari 20 tahun hingga 40 tahun dengan jumlah 70 persen dari total penderita. Padahal, dahulu rentang usia pengidap sekitar 25 hingga 60 tahun.

Dyah mengimbau kepada masyarakat agar tak perlu takut atau mengucilkan para pengidap HIV/AIDS. Penularannya tidak semudah yang dibayangkan masyarakat. Di Balikpapan tiga rumah sakit menjadi rujukan bagi pasien pengidap HIV/AIDS, yakni Rumah Sakit Kanudjoso Djatiwibowo, Rumah Sakit dr R Hardjanto (Rumah Sakit Tentara), dan Rumah Sakit Pertamina Balikpapan (RSPB).





[ Home | Indeks Kliping ]

Berita ini dari Komunitas AIDS Indonesia - Indonesian AIDS Community
http://www.aids-ina.org
URL berita ini adalah:
http://www.aids-ina.org/modules.php?name=News&file=article&sid=7609