Penyebaran HIV/AIDS di Kota Manado tertinggi di Sulut
Tanggal: Friday, 17 May 2013
Topik: HIV/AIDS


Merdeka, 14 Mei 2013

Kota Manado tertinggi penyebaran Human Immunodeficiency Virus/Acquired Immunodeficiency Syndrome HIV/AIDS) di Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) dengan jumlah 485 kasus, hingga Februari 2013.

"Mobilitas penduduk di Kota Manado jauh lebih dinamis bila dibandingkan dengan pedesaan. Hal ini juga bisa memungkinkan terjadinya transaksi seksual yang berisiko terjadinya penularan," kata Sekretaris Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Provinsi Sulawesi Utara, dr Tangel Kairupan di Manado, Selasa (14/5).

Seperti diberitakan Antara, Kota Manado bila dibandingkan dengan kabupaten dan kota lainnya hiruk pikuknya jauh lebih tinggi, dan membuka peluang tumbuhnya tempat-tempat hiburan malam dan tempat rekreasi yang bisa menjadi awal penularan HIV.

"Karena itu KPA sekarang ini tidak hanya fokus pada sosialisasi. Tapi yang terpenting adalah bagaimana menjangkau populasi kunci seperti pekerja seks komersil, waria dan kelompok rentan lainnya. Kami targetkan pada 2015 sudah 80 persen populasi kunci yang terjangkau," kata dia.

Dari data yang ada, di Kota Manado ditemukan sebanyak 485 kasus, di mana 156 di antaranya adalah HIV dan sisanya 329 kasus adalah AIDS, sementara di Kota Bitung sebanyak 269 kasus, dimana 166 kasus adalah HIV dan sisanya 103 kasus adalah AIDS.

Kabupaten Minahasa menjadi terbanyak ketiga dengan 135 kasus, dimana 36 kasus dikategorikan HIV dan 99 kasus adalah AIDS, sementara terbanyak ke empat adalah Minahasa Selatan dengan 117 kasus dimana sebanyak 27 kasus adalah HIV dan sisanya 90 kasus AIDS.

"Kami harapkan pada 2015 nanti semua kabupaten dan kota sudah terbentuk KPA sendiri sehingga mempermudah penjangkauan kepada kelompok-kelompok berisiko," ungkap Fachry.





[ Home | Indeks Kliping ]

Berita ini dari Komunitas AIDS Indonesia - Indonesian AIDS Community
http://www.aids-ina.org
URL berita ini adalah:
http://www.aids-ina.org/modules.php?name=News&file=article&sid=7610