Aktivis AIDS: Jika Ada Lokalisasi PSK Bisa Terkontrol
Tanggal: Wednesday, 29 May 2013
Topik: Narkoba


TRIBUNNEWS.COM, 27 Mei 2013

SUBANG - Suwata, Koordinator Penanggulangan AIDS dan Penanggulangan Penyalahgunaan Jarum Suntik untuk Napza, mendukung jika di Subang didirikan lokalisasi untuk para pekerja seks komersil (PSK).

"Pemkab dan DPRD Subang sedang membentuk Raperda Penanggulangan AIDS di Subang. Namun, saya juga mendukung langkah konkret pembentukan lokalisasi. Namun, itu memang akan memunculkan perdebatan yang tinggi karena masih sensitif," kata Suwata, Minggu (26/5/2013).

Solusi membuat lokalisasi untuk PSK, lanjutnya, memang belum diwacanakan di kalangan pemerintah maupun di tingkat parlemen. Namun, ia yakin, lokalisasi bisa mencegah dan mengontrol penyebaran virus HIV/AIDS.

"Jika ada lokalisasi, PSK bisa terkontrol. Siapa yang bersama mereka bisa diketahui. Kesehatan PSK juga bisa terkontrol. Meskipun solusi itu masih sensitif, kami yakin wacana itu bisa terealisasi," tuturnya.

Suwata memaparkan, separuh dari jumlah total penderita HIV/AIDS di Kabupaten Subang, berada di Subang Kota. Jumlah tersebut, ujarnya, akan bertambah seiring dinamika kehidupan masyarakat Subang.

"Era 1990-an, penyebaran HIV/AIDS hanya terkonsentrasi di wilayah Pantai Utara (Pantura) Subang. Namun, dalam waktu 10 tahun, tepatnya mulai 2002, penyebaran virus HIV sudah merambah wilayah Subang Kota," jelas Suwata.

Secara keseluruhan, jumlah penderita HIV/AIDS di Subang sudah mencapai 608 penderita hingga akhir Maret 2013. Sebanyak 205 orang di antaranya mengidap HIV, dan sisanya sebanyak 354 menderita AIDS.

Dari ratusan penderita HIV/AIDS, urai Suwata, sebanyak 25 penderita HIV/AIDS di Subang ternyata masih balita.

"Kabupaten Subang menduduki peringkat pertama di Jabar yang penduduknya banyak terjangkit HIV/AIDS," ucapnya. (*)

Sumber: http://www.tribunnews.com




[ Home | Indeks Kliping ]

Berita ini dari Komunitas AIDS Indonesia - Indonesian AIDS Community
http://www.aids-ina.org
URL berita ini adalah:
http://www.aids-ina.org/modules.php?name=News&file=article&sid=7644