Jumlah Penderita AIDS di Aceh Mengkhawatirkan
Tanggal: Wednesday, 05 June 2013
Topik: Narkoba


The Globe Journal, 03 Juni 2013

Banda Aceh – Terdata penderita Human Immunodeficiency Virus and Acquired Immune Deficiency Syndrome (HIV/AIDS) di Aceh pada Komisi Penanggulangan Aids (KPA) berjumlah 187 orang. Sebanyak 68% pengidap AIDS adalah kaum pria dan 32% kaum wanita. Sementara dari jumlah 187 orang itu, diantaranya terdapat 12 anak-anak.

Menurut Dewi Fahrina, Pengelola Keuangan KPA, angka penderita AIDS sangat mengkhawatirkan, mengingat pada tahun 2004 lalu penderita AIDS hanya berjumlah 1 orang saja.

“Ditambah lagi ini baru jumlah yang terdata, sementara penderita AIDS itu seperti fenomena gunung es yang hanya diketahui sedikit dari jumlah keseluruhan.” katanya pada The Globe Journal hari ini (03/06/13)

Penderita AIDS sudah tersebar di seluruh kabupaten di Aceh. Ironisnya, baru ada 6 kabupaten saja yang telah mengalokasikan dana untuk menangani kasus ini. Bahkan Aceh Tamiang yang merupakan kabupaten dengan jumlah penderita terbanyak (22 orang) juga belum mendanai proses penanggulangan AIDS.

Keenam kabupaten yang sudah menganggarkan dana untuk kasus AIDS yaitu Pidie, Aceh Utara, Lhokseumawe, Aceh Barat, Banda Aceh, dan Aceh Tengah.

Dewi mengungkapkan, lembaga yang mendampingi kasus AIDS di tiap daerah sudah tersedia, namun tidak berjalan akibat belum dianggarkan dana oleh pemerintah daerah.

Dewi pun mempertanyakan komitmen pemerintah dari daerah-daerah yang belum mengalokasikan dana tersebut. “AIDS ini kasus urgent, sehingga penanggulangan AIDS merupakan program yang harus ada.” ungkapnya.

Sumber: http://www.theglobejournal.com




[ Home | Indeks Kliping ]

Berita ini dari Komunitas AIDS Indonesia - Indonesian AIDS Community
http://www.aids-ina.org
URL berita ini adalah:
http://www.aids-ina.org/modules.php?name=News&file=article&sid=7662