Penderita HIV/AIDS Capai 144 Orang
Tanggal: Tuesday, 18 June 2013
Topik: HIV/AIDS


Padek, 17 Juni 2013

Bukittinggi — Berda­sar­kan data dari Dinas Kese­hatan yang didapatkan melalui rumah sakit di Bukittinggi, sampai saat ini jumlah pen­derita HIV/AIDS di Kota Bukit­tinggi, mencapai 144 orang.

Umur para penderita HIV/AIDS tersebut, berkisaran di atas 20 sampai 60 tahun. Un­tuk meminimalisir penderita HIV/AIDS tersebut, pihak Ke­se­ha­tan Kota Bukittinggi, akan men­sosialisasikan bahaya pe­nya­kit HIV/AIDS kepada masyarakat.

“Sosialisasi bahaya HIV/AIDS itu nantinya akan beker­jasama dengan Komisi Penang­gulangan Aids (KPA), Orga­nisasi Dokter Peduli HIV/AIDS dan lainnya,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Bukittingi, Syofia Dasmauli, Jumat (14/6).

Bahkan pada penerimaan siswa baru tahun ini, pihaknya juga merencanakan untuk men­­sosialisasi bahaya HIV/AIDS kepada pelajar yang baru masuk. Pada sosialisasi itu, akan menyapaikan bahwa HIV dapat menular melalui penggu­naan jarum suntik secara bergiliran, bekas pakai dan tidak steril.

Selain itu, melakukan hu­bu­ngan seks dengan cara ber­ganti-berganti pasangan, dan dari ibu ke bayi melalui proses melahirkan dan me­nyusui. HIV/AIDS tidak menular mela­lui bersalaman, berpe­lukan, atau berciuman.

Namun gigitan nyamuk atau serangga, berenang bersa­ma, memakai toilet bersa­ma, terpapar batuk atau bersih, berbagi makanan atau meng­gu­nakan alat makan bersama, juga dapat tertular.

“Siapa saja bisa tertular HIV bila prilaku mereka beresiko seperti penggunaan jarum sun­tik secara bergiliran, bekas pakai dan tak steril dan melaku­kan hubungan seks berganti-berganti pasangan,” katanya.

HIV merupakan virus yang dapat merusak sistem kekeba­lan tubuh atau sel darah putih. Se­dang­kan AIDS merupakan kum­pulan beberapa gejala akibat menurunnya sistem kekebalan tubuh yang dise­babkan HIV.

Ciri-ciri penderita HIV/AIDS tidak dapat diketahui di mana orang dengan HIV positif sering terlihat sehat dan merasa sehat.

“Penampilan luar tidak menjamin sesorang bebas HIV. Hanya dengan melakukan tes se­seorang dapat diketahui men­­­­­derita penyakit HIV/AIDS,” jelasnya. Untuk mende­teksi seseorang terkena virus HIV/AIDS dapat dilakukan tes laboratorium dan melakukan pengecekan disesuaikan protap atau aturan yang jelas. (rul)

Sumber: http://padangekspres.co.id




[ Home | Indeks Kliping ]

Berita ini dari Komunitas AIDS Indonesia - Indonesian AIDS Community
http://www.aids-ina.org
URL berita ini adalah:
http://www.aids-ina.org/modules.php?name=News&file=article&sid=7682