Duta Kondom: Siang Syamsul, Malam Viru
Tanggal: Tuesday, 18 June 2013
Topik: Narkoba


Timlo.net, 17 Juni 2013

Selain sebagai waria, Viru sendiri memiliki banyak prestasi yang bisa dibilang cukup membanggakan. Salah satunya, adalah menjadi Duta Kondom yang turut menanggulangi penyebaran HIV AIDS di Kota Malang.

Kepada merdeka.com (30/6), Viru menjelaskan seperti apa kegiatannya di IWAMA (Ikatan Waria Malang Raya) sebagai Duta Kondom. Dirinya mengaku aktif dalam program KPA (Komisi Penanggulangan AIDS) Kota Malang.

“Kalau saya sendiri sebagai Duta HIV AIDS, di dalamnya ada Duta Anti Narkoba dan Duta Kondom,” seloroh Viru.

Sebagai Duta Kondom, dirinya pun aktif mengisi berbagai kegiatan positif untuk mengurangi aktivitas seks tanpa pengaman di Malang Raya. Beberapa di antaranya adalah turut mengisi penyuluhan hingga kuliah umum.

“Selain aku dapat uang dari salon, aku juga bantu rias manten (rias pengantin — Red), aku juga nyanyi, wawancara. Aku juga sebagai dosen tamu ke kampus-kampus, sering penyuluhan ke sekolah, ibu PKK juga sering penyuluhan, sampai ke tingkat birokrat,” sambungnya.

Selain sering menyuluhkan kegiatan ini, waria dengan nama asli Syamsul Arifin ini ternyata juga pernah ikut Be a Man, sebuah acara reality show dari salah satu stasiun televisi swasta. Diceritakannya, banyak juga waria asal Malang yang berprestasi dalam acara tersebut selain dirinya.

“Mbak Merlin sendiri pernah jadi Be a Man kedua tahun 2009, saya 2010. Kemarin Mbak Nanda juara Be a Man pertama dari IWAMA,” sebutnya.

Hal inilah yang sering luput diberitakan mengenai waria. Meskipun banyak terjebak dalam dunia hitam, waria seperti Viru ternyata masih bisa berprestasi.

Viru sendiri menyatakan tidak dipaksa siapapun untuk masuk dalam dunia waria ini.

“Itu tidak ada pemaksaan. Kalau aku dulu masih nggak berani open. Dulu aku belum berani dandan, karena orang tua saya masih mereka nggak terima saya,” sebutnya.

Namun, secara perlahan, hal ini ternyata tak menghalangi niatnya untuk menjadi seorang waria. Maka, hingga kini pun, Viru masih setia dengan dua kepribadian yang bertolak belakang.

Di pagi hari, dirinya adalah seorang pegawai salon dengan nama Syamsul Arifin. Namun, di malam hari, dirinya sudah berubah menjadi sosok Viru Devana yang mangkal di sekitar Stasiun Kota Baru Malang.

Sumber: http://www.timlo.net




[ Home | Indeks Kliping ]

Berita ini dari Komunitas AIDS Indonesia - Indonesian AIDS Community
http://www.aids-ina.org
URL berita ini adalah:
http://www.aids-ina.org/modules.php?name=News&file=article&sid=7684